Connect with us
alterntif text

kesehatan

53 Pelajar SMK Kristen Pelangi Makale Dijemput Polisi

Published

on

Petugas Mendata Siswa SMK Kristen Pelangi Untuk Mendapat Pelayanan Vaksinasi
alterntif text

TODAY, MAKALE — Meski program vaksinasi telah digencarkan di Kabupaten Tana Toraja, namun rupanya masih banyak pelajar, khususnya di SMK Kristen Pelangi Makale yang belum tersentuh vaksinasi baik dosis I maupun dosis II.

alterntif text

Hal ini ditemukan oleh Satuan Samapta Polres Tana Toraja saat melakukan sosialisasi vaksinasi di sekolah – sekolah.

Data petugas terdapat sebanyak 53 siswa SMK Kristen Pelangi Tana Toraja yang belum divaksin dan 16 siswa diantaranya belum menuntaskan vaksinasi dosis II.

Kasat Samapta AKP Gunarni Munda mengatakan menindaklanjuti temuan tersebut, pihaknya lalu berkoordinasi dengan Tim Vaksinasi door to door Polres Tana Toraja.

“Dalam rangka percepatan vaksinasi covid-19, hari ini kami memfasilitasi dengan menjemput sebanyak 53 pelajar SMK Kristen Pelangi yang belum melaksanakan vaksin baik dosis I maupun dosis II untuk dilakukan vaksinasi di Rumah Presisi Pelayanan Kepolisian Terpadu,” kata Gunarni.

alterntif text

“Jadi para siswa siswi SMK Kristen Pelangi kami jemput dengan menggunakan kendaraan dinas truk dalmas dan setelah di lakukan vaksinasi kami mengantar kembali ke sekolah,” sambungnya.

Baca juga:

Reses di Kelurahan Manggau, JRM Serap Aspirasi Warga

Sementara itu, Ketua Satgas Covid-19 SMK Kristen Pelangi Markus Salombe mengapresiasi upaya pihak kepolisian dalam hal ini Polres Tana Toraja yang telah membantu memfasilitasi siswanya yang belum divaksin. Ia mengungkap jika sebelumnya telah dilaksanakan program vaksinasi di sekolah, namun hasilnya belum maksimal.

“Olehnya itu mewakili siswa – siswi SMK Kristen Makale kami sangat berterima kasih dengan adanya program yang dilaksanakan oleh Polres Tana Toraja sehingga siswa – siswi kami dapat divaksinasi covid-19 secara merata,” kata Markus.

Diketahui saat ini Tana Toraja menerapkan PPKM level II, dimana para pelajar yang tadinya belajar daring kini diperbolehkan untuk belajar tatap muka di sekolah secara terbatas. Bagi pelajar yang umurnya sudah masuk 12 tahun diwajibkan untuk melakukan vaksinasi covid – 19. (Devid)

alterntif text
alterntif text
alterntif text

Trending