Connect with us

Pemerintahan

Bongkar Paksa Bangunan, Aparat Dinilai Tebang Pilih Tegakkan Aturan

Published

on

TORAJADAILY.COM, MAKALE –Ketegasan aparat Satpol PP dan Dinas PUPR Tana Toraja, membongkar bangunan yang melanggar Peraturan Daerah (Perda) menuai kritikan dari warga. Aparat dinilai tebang pilih saat menegakkan aturan, sebab tidak memberlakukan kepada semua warga.


“Jangan hanya poros Makale-Rante Lemo saja. Kalau berani coba aparat bongkar bangunan yang ada di poros Makale-Mengkendek, jangan tebang pilih lah. Tegakkan aturan kepada semua warga,” kritik Anton, salah seorang warga Makale saat di wawancara Torajadaily.com, Kamis 21/12/2017.

Giliran rumah mantan pejabat dan orang ‘besar’, kata Anton aparat tidak bernyali menindaki. Secara gamblang, Anton bahkan menyebut beberapa rumah di kilo meter 2 poros Makale-Mengkendek misalnya jelas-jelas melanggar, tetapi tidak mendapat tindakan tegas aparat bahkan terkesan tutup mata.

“Kita dukung tindakan tegas aparat. Akan tetapi jangan pandang bulu. Aturan harus berlaku kepada semua masyarakat,” kunci Anton.

Terpisah Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PUPR), Tana Toraja, Y.D Pamara membantah jika pihaknya tebang pilih dalam menegakkan aturan. Kendati begitu, Pamara tak menampik jika, bangunan yang berdiri ada yang tidak dilengkapi izin mendirikan bangunan atau IMB, demikian pula halnya, ada bangunan yang dibangun tapi malah tidak sesuai dengan IMB yang dimohonkan warga.

“Tidak tebang pilih. Aturan berlaku untuk semua. Jadi bangunan yang di bongkar itu sebelumnya sudah di berikan surat peringatan beberapa kali tapi tidak jua mengindahkan. Jadi bangunan yang berdiri tanpa IMB tentu kami tidak akan mengeluarkan Izinnya,” tegas Pamara.

Tahun 2018, lanjut Pamara pihaknya akan melakukan pembongkaran secara besar besaran pada bangunan yang nyata-nyata melanggar. Itupun kata Dia, yang telah mendapat surat peringatan tapi masih tidak digubris.

“Awal Januari kita bongkar semua, utamanya bangunan yang berada di poros jalan. Kami sudah kompromi dan memberi kesempatan kepada pemilik untuk bongkar sendiri. Tapi kalau tidak ditepati kami terpaksa turun membongkarnya,” tegas Pamara yang juga mantan Kasatpol PP Tana Toraja.

Diberitakan sebelumnya Dinas PUPR bersama Satpol PP Tana Toraja membongkar bangunan yang melanggar. Teranyar, petugas mengobrak-abrik bangunan Toraja Coffee Cafe di Jalan Pongtiku Makale. (Atj)


Advertisement
Advertisement
alterntif text
Advertisement

Facebook

Trending