Connect with us

Pemerintahan

Bupati Tana Toraja Optimis Pilkalem Serentak 2021 Tak Timbulkan Cluster Baru Covid-19

Published

on

Bupati Theofilus bersama Forkopimda Melaporkan Situasi Pilkalem Serentak 2021

TODAY, MAKALE – Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung bersama Forkopimda memantau langsung pelaksanaan Pemilihan Kepala Lembang (Pilkalem) serentak 2021, yang digelar hari ini (Senin, 1/11).

Salah satu lokasi Pilkalem yang ditinjau, yakni Lembang Saluallo, Kecamatan Sangalla Utara, tepatnya TPS 1 yang digelar Tongkonan To’ Sadipe.

Selain memantau pelaksanaan Pilkalem dalam situasi kondusif, disini bupati juga melihat langsung penerapan protap kesehatan ketat.

Dalam kesempatan itu bupati melaporkan jalannya pemilihan kepada Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri RI Yusharto Huntoyungo yabg turut memantau pelaksanaan Pilkades Serentak di seluruh Indonesia via zoom.

“Dapat kami laporkan kepada bapak Dirjen jalannya pemilihan berlangsung aman dan menerapkan protap kesehatan secara ketat. Jumlah TPS 143 dan
jumlah DPT 56.228,” kata Theofilus.

Ia juga melaporkan perkembangan kasus Covid-19 di daerah yang dipimpinnya. Selain itu, bupati

“Dari 48 lembang yang menyelenggarakan Pilkalem hanya
1 lembang terdapat kasus Covid-19, selebihnya zero. Vaksinasi dosis satu 60 persen sementara dosis dua 50 persen,” rinci bupati.

Melihat langsung jalannya Pilkalem ini, Bupati optimis tak menimbulkan kluster baru penyebaran Covid-19.

“Kami optimis pilkalem tak menimbulkan cluster baru,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 1414 Tana Toraja Letkol Inf. Amril Hairuman Tehupelasury juga melaporkan situasi kemananan saat pemilihan berlangsung.

“Pengamanan Pilkalem melibatkan Brimob sebanyak 60 orang, personel Polres Tana Toraja 238 sementara dari pihak kami sebanyak 100 personel,” demikian laporan Dandim kepada Dirjen.

Menurut Dandim pihaknya akan terus mengawal proses Pilkalem hingga penentuan pemenang.

“Sehingga semua proses berjalan dengan apa yang kita harapkan,” tambahnya.

Diketahui Pilkalem Serentak di Kabupaten Tana Toraja diselenggarakan sebanyak 48 Lembang. 2 Lembang pemilihannya diputuskan batal lantaran hanya memiliki 1 Calon setelah bakal calon lainnya mengundurkan diri.

Atas kejadian ini Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi meminta solusi kepada Dirjen agar kekosongan jabatan lembang itu tak berlarut larut.

“Intinya kita menegakkan prinsip prinsip demokrasi. kami akan jadikan catatan, kami akan berupaya mengambil kebijakan yang baik,” tutup Dirjen. (Atjong)

Trending