Connect with us

Organisasi

Bupati Theofilus Allorerung Didaulat Ketua Panitia Kongres XXXVIII GMKI

Published

on

TODAY, MAKALE – Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung siap menyukseskan Kongres XXXVIII Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) yang akan digelar tahun depan di Tana Toraja.

Komitmen tersebut disampaikan Theofilus saat sambutan usai dilantik sebagai Ketua Panitia Kongres XXXVIII GMKI, di Gedung Tammuan Mali’ Makale, Senin (15/11) malam.

Theofilus menegaskan Tana Toraja siap menjadi tuan rumah.

“Toraja siap menjadi tuan rumah, Toraja siap menerima kawan-kawan dari seluruh penjuru tanah air,” tegas Theofilus disambut riuh tepuk tangan.

Mantan kepala Inspektorat Sulsel itu juga mengungkap alasan hingga dirinya menerima saat dirinya didaulat sebagai ketua panitia Kongres Kongres XXXVIII GMKI

“Saya didorong oleh teman-teman dan saya tak punya kemampuan untuk menolak, karena apa? Terima kasih saya sama GMKI yang telah membesarkan, membina dan mendidik saya sehingga bisa menjadi bupati dua kali,” katanya.

Pelantikan oleh Ketua Umum GMKI Pusat Jefri Gultom ini juga diikuti oleh perwakilan panitia, diantaranya Anggota DPRD Sulsel Jhon Rende Mangontan, Wakil Ketua DPRD Tana Toraja Yohanis Lintin Paembongan serta sejumlah Senior GMKI.

Sebelum pelantikan acara diawali ibadah syukur dipimpin oleh Ketua BPS Gereja Toraja Pdt. Alfred Anggui.

Hadir dalam acara tersebut, wabup Zadrak Tombeg, serta organisasi kepemudaan antara lain PMKRI, GMNI, GAMKI, Anshor dan Ikatan Sarjana NU.

Kepada seluruh panitia Bung Theo sapaan akrab Theofilus mengatakan keterlibatan didalam kongres adalah panggilan untuk melayani.

Menurutnya Kongres GMKI bukan cuma pesta demokrasi tapi kongres GMKI adalah kongres yang akan menggumuli hasil refleksi perjalanan sejarah GMKI berkiprah untuk bangsa dan negara di kehidupan masyarakat dan Gereja untuk dirumuskan dalam sebuah agenda-agenda pergerakan.

“Menjadi panitia adalah panggilan untuk gerakan, bangsa. Dan kehadiran ketua BPS adalah wujud bahwa Kongres GMKI mendapat dukungan dari seluruh masyarkat Toraja,” tutup Theofilus. (Atjong)

Trending