Connect with us
alterntif text

Peristiwa

Dihina, Keturunan Puang Mamullu Lapor Polisi

Published

on

alterntif text

TODAY, MAKALE – Dihina melalui Sosial Media, puluhan keluarga keturunan Puang Mamullu mendatangi Mapolres Tana Toraja, Rabu 9 Januari 2019.

Mereka keberatan dan melaporkan akun Facebook Beadrix Manapa atas postingannya yang dinilai melecehkan kelurga besar Puang Mamullu.

“Ini pencemaran nama baik keluarga Puang Mamullu. Jadi kita laporkan secara resmi” ucap salah satu keturunan Puang Mamullu, Jhon Roma Andilolo kepada torajadailycom, usai melapor.

Salah satu postingan akun Beadrix Manapa

Ia menjelaskan postingan akun Beadrix sangat menyakiti hati seluruh rumpun keluarga Puang Mamullu dimanapun berada. Keluarga sepakat menempuh jalur hukum.


“Apa yang dikatakan pelaku itu sangat memalukan dan menghina kami. Jadi kami sekeluarga berkewajiban untuk meluruskan tudingan pelaku,” jelas Jhon.

Hal yang sama juga juga diungkapkan salah satu keturunan Puang Mamullu lainnya yaitu Tarra Sampetoding.

“Ini soal etika. Dia sebut puang perampok, perampas tanah. Nah sementara Puang Mamullu berkontribusi memberikan tanah yang sekarang jadi fasilitas umum seperti Kolam Makale dan Lapangan,” beber Tarra.

Saat ditanyai identitas pelaku, Tarra mengaku sama sekali tidak mengenalnya.

“Tidak kenal (pelaku). Tahun¬† 1951 saya tidak pernah liat hanya rumahnya Todi’ disitu. Kami hanya mau meluruskan sejarah. Kami minta penegak hukum proses sampai ke Pengadilan,” tegas Dia.

Sementara itu, dari hasil penelusuran pada akun Beadrix Manapa hanya sedikit informasi yang bisa digali. Di Profilenya hanya tertulis jika Beadrix tinggal di Jayapura, Papua dan berasal dari Rantepao. (Atj)



alterntif text

Advertisement


alterntif text

Advertisement

Facebook

Trending