torajadaily.com

Budaya

Dilarang Keras Mesum di Objek Wisata Pa’Baladoan Jika Dilanggar Pengunjung Harus Potong Ini

TORAJADAILY.COM, MASANDA – Pembukaan objek wisata alam dan sejarah Pa’baladoan disambut gembira masyarakat Masanda, Tana Toraja. Penataan wisata pun mulai dilakukan, termasuk akses jalan mulai digenjot pemerintah kabupaten Tana Toraja.

Baca: pemandangan indah ini hanya ada di masanda ayo berkunjung

Dengan suguhan keindahan panorama alam yang memikat dipadu nilai sejarah Pa’baladoan masih sangat kental, tak heran banyak masyarakat yang mulai menjadikan pa’balodoan sebagai tujuan wisata menikmati akhir pekan.

Untuk menjaga nilai nilai tersebut para Pemangku Adat setempat telah mencapai kata sepakat memberlakukan peraturan yang wajib dipatuhi dan dihormati pengunjung.

“Pemangku adat bersama warga disini telah sepakat menetapkan larangan wilayah ini bebas dari tindakan asusila,” ujar ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi, 28/10/2017.

Ditegaskan Welem larangan tersebut tidak main main. Welem mengatakan menyebut jika pengunjung melanggar akan mendapat tindakan tegas berupa sanksi Adat, wajib memotong satu ekor Babi.

“Nanti akan ada satgas yang mengawasi. Tujuan kita untuk menghindari hal itu terjadi. Tapi kalau ada pengunjung yang melanggar ya harus potong Babi satu ekor,” tegas Welem yang juga Tokoh Masyarakat Masanda.

Tidak hanya tindakan asusila larangan perkelahian di wilayah Pa’baladoan juga diberlakukan “Asusila dan perkelahian bisa mencemari Pa’baladoan. Dan disini itu dilarang keras,” pungkas Welem. (IMA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top