Connect with us

Pemerintahan

Ditegur Ketua TP4D, Proyek Ambruk di Gereja Katolik Stasi Tampo Makale Diperbaiki Rekanan

Published

on

alterntif text

TODAY, MAKALE – Proyek Konstruksi perbaikan darurat tebing pengaman di Gereja Katolik Stasi Tampo, Makale, yang ambruk, akhirnya dibongkar dan diperbaiki.

Pembongkaran oleh pihak CV Jalinan Sutra Maroson selaku rekanan atau kontraktor pelaksana dilakukan setelah mendapat teguran dari Ketua TP4D Kejaksaan Negeri (Kejari) Tana Toraja.

Pantauan torajadailycom dilokasi pada Jumat (22/2), pembongkaran diawasi langsung oleh Ketua TP4D Kejari Tana Toraja, Andi Ardi Aman serta Kepala BPBD Tana Toraja, Alfian Andilololo.

Diungkap Andi pihaknya menemukan kesalahan dalam proses pekerjaan proyek tersebut. Dimana, TP4D kemudian menindak lanjuti surat BPBD Tana Toraja selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dengan melayangkan teguran kepada rekanan.

“Ini kita tinjau, penyedia tindak lanjuti dengan membongkar pekerjaannya lalu dibangun ulang. Disini memang kita temukan kesalahan pada pemasangan pada dasar Bronjong,” ujarnya.


Andi yang juga menjabat Kasi Intel itu mengungkap jika pihak rekanan telah berjanji akan mempekerjakan tenaga yang ahli pada bidangnya. “Kita beri tenggat waktu selama satu bulan melakukan perbaikan dengan catatan mempekerjakan tukang yang berpengalaman tentang Bronjong,” jelasnya Dia.

Sementara itu Kepala BPBD Tana Toraja, Alfian Andilolo mengatakan perbaikan bronjong sudah menjadi tanggung jawab rekanan. Sebab proyek tersebut belum di PHO dan juga belum dibayarkan kepada rekanan.

“Penyedia menyepakati dan bersedia memperbaiki pekerjaannya. Tentunya proses ini dengan pengawasan yang ketat. Intinya harus beres dulu melalui pemeriksaan APIP baru kita bayar,” tegas Alfian.

Diketahui proyek ini senilai Rp 992 juta lebih dan bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2018. Proyek ini juga dalam pengawalan TP4D Kejaksaan Negeri Tana Toraja. (Atj).



alterntif text

Advertisement


alterntif text

Advertisement

Facebook

Trending