torajadaily.com

Pariwisata

Gua di Toraja ini Menyimpan Ratusan Tengkorak Manusia Purba

Mahasiswa UKI Toraja merapikan tulang belulang dan Tengkorak Manusia Purba

TORAJADAILY, REMBON – Salah satu keunikan adat dan budaya masyarakat Toraja dapat dilihat pada saat upacara kematian (Rambu Solo’). Selain ritual upacaranya, juga yang menarik perhatian adalah tempat pemakaman yang dilakukan di atas Tebing, Batu hingga Gua alam.

Salah satunya terdapat di Gua Sakkombong yang terletak di desa (Lembang) Palesan, kecamatan Rembon, kabupaten Tana Toraja. Pertama kali ditemukan warga setempat era tahun 1970 an, Gua ini ternyata menyimpan ratusan tulang belulang serta tengkorak manusia purba.

Tulang belulang dan tengkorak manusia ini diperkirakan sudah berusia ratusan tahun. Sayangnya, Fosil ini tidak terurus bahkan berserakan di tanah akibat terseret aliran luapan sungai Sa’dan yang berada di depan mulut Gua. Disekitar Fosil juga terdapat Peti jenazah suku Toraja jaman dulu (Erong) yang juga sudah lapuk.

Untuk mencapai lokasi tidaklah begitu sulit. Waktu yang diperlukan sekitar 30 menit jalan kaki dengan jarak tempuh satu kilo meter dari perkampungan Bo’ne, Palesan. Di lokasi ini sendiri terdapat lima Gua lainnya yang juga menyimpan ratusan Fosil manusia purba.

“Totalnya ada enam Gua berisi Tengkorak Manusia Purba. Sudah lama ditemukan, tapi tidak ada perhatian pemerintah,” beber kepala lembang Palesan, Wilson Matuka’, 8/9/2017.


Wilson berharap Gua Sakkombombong atau Gua Batutu Tengkorak tersebut bisa menjadi destinasi pariwisata baru di Toraja. “Harus ada perhatian serius dari pemerintah. Ini adalah aset budaya,” imbuhnya penuh harap. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top