Connect with us
alterntif text

Pendidikan

Gubernur Diminta Copot Kepsek SMKN 4 Tana Toraja

Published

on

alterntif text

TODAY, MAKALE – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah diminta segera mencopot Kepsek SMKN 4 Tana Toraja.

Itu disampaikan para siswa SMKN 4 Tana Toraja berikut orang tua melalui sejumlah poster saat melakukan aksi mogok, Rabu 7 Agustus 2019.

Apabila kepsek tidak diturunkan, siswa mengancam akan terus aksi mogok dan tidak akan masuk sekolah.

“Bapak Gubernur tolong, kami anak petani. Turunkan Kepala Sekolah karena setiap tahun menaikkan uang sekolah dan uang pembangunan,”
demikian tulisan poster yang di pajang disekitar sekolah.

“Bapak Gubernur tolong kami, utuslah kepala sekolah yang bisa mengerti keadaan kami, anak desa, anak kampung, anak petani, anak miskin tapi mau belajar,” tulisan poster lainnya.

Baca Juga: Uang Sekolah Naik, Siswa SMKN 4 Tana Torja Mogok


Sebelumnya diberitakan, aksi mogok dipicu oleh kenaikan uang sekolah yang dinilai memberatkan para siswa, khususnya bagi yang kurang mampu

Pembayaran tersebut antara lain, uang Pangkal (khusus siswa baru) dari Rp500 ribu menjadi Rp1 juta kemudian
uang komite yang awalnya Rp50 ribu naik menjadi Rp80 tiap bulan.

Dalam aksinya siswa kurang mampu ini juga memajang sejumlah poster di sekolah bertuliskan penolakan terhadap kenaikan uang sekolah.

“Kami siswa tidak setuju dengan kanaikan uang komite. Orang tua kami petani tidak mampu membayar jika dinaikkan,” keluh seorang siswa yang takut identitasnya disebut.

Terkait aksi ini, Kepala Sekolah SMKN 4 Tana Toraja, Berthyna Adherline Tukkeng belum memberikan tanggapan. Saat dimintai konfirmasi ia mengatakan sedang rapat.

“Kami sedang rapat dengan stakeholder pak. Silahkan datang ke sekolah,” kata Berthyna melalui pesan singkat. (Atj)



alterntif text

Advertisement
Advertisement

Facebook

Trending