Connect with us

Peristiwa

Hingga Maret 2019, Sudah 7 Warga Toraja Bunuh Diri

Published

on

Ilustrasi/ INT

TODAY, MAKALE – Aksi bunuh diri dengan cara gantung diri marak terjadi Toraja. Bahkan kasus ini mengalami trend peningkatan dibandingkan dengan tahun lalu.


Berdasarkan data Unit Identifikasi Sat. Reskrim Polres Tana Toraja hingga bulan Maret 2019 ini sedikitnya sudah 7 kasus yang ditangani. Dengan rincian 5 kasus di Kabupaten Toraja Utara dan 2 kasus di Tana Toraja.

Sementara pada tahun 2018 lalu Polres Tana Toraja menangani sebanyak 13 kasus bunuh diri.

Menurut Kapolres Tana Toraja AKBP Julianto P. Sirait melalui Kasat Reskrim AKP Jon Paerunan, mengatakan bahwa aksi nekad para pelaku disebabkan tidak tahan menghadapi beban hidup yang dijalani.

“Kebanyakan dari pelaku bunuh diri, nekat mengakhiri hidupnya karena stress dengan penyakit yang dia derita maupun karena depresi dengan hidup yang ia jalani,” ungkap Jon, Jumat 8 Maret 2019.

Dijelaskan Jon, maraknya kasus bunuh diri yang terjadi di wilayah hukum Polres Tana Toraja mengundang keprihatinan dari banyak pihak. Dimana menyarankan perlu peningkatan pembinaan mental bagi masyarakat melalui lingkungan tempat ibadah (pendekatan agama), lingkungan Sekolah dan kepedulian Pemerintah maupun warga masyarakat lainnya.

“Ketika menemukan adanya warga yang mengalami tanda-tanda depresi/ stress  dalam kehidupan sehari-harinya jangan kita berdiam diri. Pendekatan sangat perlu  untuk meminimalisir terjadinya bunuh diri,” harap Jon. (Kefin)


Advertisement
Advertisement

Facebook

Trending