torajadaily.com

Feature

Ibu di Toraja Ini, Besarkan Lima Anak Kandung Penderita Disabilitas

TORAJADAILY.COM, MENGKENDEK – Margaretha tidak pernah menyangka mengalami kepahitan hidup bersama keluarganya. Dia pun juga tidak pernah mengeluh akan nasibnya.

Bertahun tahun sudah, Margaretha, seorang ibu rumah tangga di Lembang Buntu Tangti, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, itu menjalani hidup bersama suami dengan kondisi ekonomi yang miris.

Belum lagi, pasangan suami isteri ini dikaruniai lima anak penyandang disabilitas.

Melihat kehidupan Margaretha, sungguh menyayat hati. Pasalnya kelima anaknya tidaklah seperti anak-anak pada umumya.

Kelima anak Margaretha menyandang disabilitas atau keterbelakangan mental yang diderita sejak lahirnya. Mereka masing masing Ivan,
Widya, Iwan, serta dua lainnya orang lainnya.

“Iya pak, semua ada lima orang. Semua cacat. Dua orang tinggal bersama keluarga di luar Toraja,” ujar Margaretha saat dikunjungi Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae, Rabu 20 September 2017.

Mungkin terasa berat membesarkan anak dengan kondisi demikian, tapi bagi Margaretha yang hanya seorang ibu tangga bersama suami yang bekerja sebagai guru swasta ini tidaklah pernah meratapi. Dengan penuh syukur, keduanya membesarkan anak-anaknya dengan penuh cinta dan kasih sayang.

“Saya sekolahkan mereka di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Mengkendek, Pak. Biar anak-anak saya juga bisa seperti anak-anak yang lain,” bebernya.

Rumah Margareta sore itu tampak ramai. Rombongan Bupati Nicodemus didampingi beberapa pejabat lingkup Oemkab Tana Toraja hadir menguatkan dan berempati kepada Margaretha. Ada pula beberapa guru SLBN yang berkunjung.

“Program kita sudah berjalan. Namanya Program ‘Sentuhan Kasih Sesama’. Semua warga yang berhak akan masuk program dan tidak dipilih-pilih,” kata Bupati Nicodemus prihatin dengan mata berkaca-kaca.

Dalam kunjungannya ini, Nico sapaan akrab bupati, langsung memberi bantuan kepada Margaretha. Diajuga segera menurunkan tim medis untuk memeriksa kesehatan anak- anak Margaretha.

“Ibu, besok tim dokter akan kesini untuk memeriksa, agar bisa didiagnosa. Terima kasih saya bisa hadir disini dengan keluarga mengalami pertimbuhan. Pemerintah daerah konsen, peduli terhadap sentuhan kemanusian utamanya masalah kesejahteraan,” urai Nico.

Diakhir kunjungannya Nico pun meminta warga setempat khususnya tetangga agar juga memiliki kepedulian terhadap Margaretha bersama keluarganya. Nico juga mengucap terimakasih kepada para guru SLBN Mengkendek yang penuh kesabaran mendidik anak Margaretha. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top