Connect with us

Hukum & Kriminal

“Jika Saya Meninggal Nanti Diacarakan di Tongkonan”, Anak Kecewa Lalu Bunuh Ibunya

Published

on

alterntif text

TODAY, MAKALE – Polres Tana Toraja mengungkap identitas pembunuh Indo Sattu alias Lai Takke warga Kampung Banga Lembang Ullin, Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja. Pelaku merupakan anak Indo sattu sendiri berinisial APL alias AP (34)

Hasil penyelidikan Polisi diketahui latar belakang APL membunuh ibu angkatnya itu lantaran sakit hati.

“Motif tersangka membunuh korban karena tidak menerima dengan pernyataan korban yang mengatakan bahwa ‘Jika saya meninggal, nanti diacarakan di Tongkonan’,” ungkap Kapolres Tana Toraja, AKBP Julianto Sirait dalam siaran persnya di Mako Polres Tana Toraja pasa Rabu (20/2).

Kapolres: Kasus Paling Menonjol di Toraja Yakni Persetubuhan Anak Dibawah Umur


Kata Julianto, pelaku beranggapan bahwa perkataan korban tidak memperhitungkan pengorbanan pelaku yang telah merawatnya selama ini.

“Sehingga dasar itu membuat pelaku merasa kecewa dan sakit hati dengan sikap korban,” jelas Dia.

Kasus pembunuhan ini sendiri terjadi pada Sabtu 9 Februari 2019 lalu. Mayat Indo Sattu ditemukan tergantung di Pohon Kakao tak jauh dari Rumah korban.

Dugaan awal polisi, Nenek berusia 73 tahun itu merupakan korban bunuh diri. Namun dari hasil olah TKP Polisi menemukan banyak kejanggalan.

“Setelah dilakukan pemeriksaan medis ditemukan pada diri korban meninggal tidak wajar,” jelas Kapolres.

“Dari serangkaian peyelidikan dan penyidikan yang dilakukan, Polisi menetapkan AP sebagai tersangka,” sambung Julianto. (Atj)



alterntif text

Advertisement


alterntif text

Advertisement

Facebook

Trending