Connect with us

kesehatan

Kasihan! Dianggap Penyakitnya Menular, Puluhan Tahun Nenek Margareta Terkucil di Masyarakat

Published

on

TORAJADAILY.COM, MAKALE – Puluhan tahun, Nenek Margareta Lomo (60) sudah tidak berbaur dan bersosialisai di tengah masyarakat. Ia memilih lebih banyak mengurung diri di rumah.


Warga Landotengnge’ di kelurahan Tambunan, Kecamatan Makale Utara ini terkucil lantaran penyakit yang dideritanya. Sekujur tubuh Margareta dipenuhi benjolan menyerupai daging tumbuh.

“Warga anggap berbahaya dan menular, makanya warga takut berinteraksi dengan Nenek Margareta,” ujar Marselina Mangando tetangga Margareta keowda Torajadaily.com, Rabu 13/12/2017.

Padahal, kata Marselina penyakit yang diderita Margareta sama sekali tidak berbahaya apalagi sampai menular je orang lain.. “Sebab, di rumah Margareta tinggal Bapak dan Kakaknya tapi sampai sekarang mereka tidak tertular,. Jadi warga saja yang takut, makanya nenek Margareta minder dan tersisih” jelasnya.

Penyakit Margareta berawal saat usianya menginjak 10 tahun. Kala itu, Ia berada di Palopo, bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Tidak lama berselang perubahan fisik Margareta pun mulai terlihat. Tubuhnya tiba-tiba gatal serta dipenuhi bintik biang keringat.

Lama kelamaan biang keringat itupun semakin banyak, bahkan membesar dan memenuhi sekujur tubuhnya. Kondisi inipun memaksanya  kembali ke kampung untuk mendapatkan pengobatan.

Meski orang tua bersama sanak keluarga telah mengupayakan pengobatan ke dokter, namun tak jua memberinya kesembuhan.

“Sudah ke rumah sakit, dokter kulit hingga obat herbal, namun tak ada perubahan,” ujar Margareta.

“Berharap saya diterima di masyarakat. Selama ini saya bermimpi bisa keluar rumah untuk melihat kota Makale yang ramai,” ucap Margareta lirih. (Ima)


Advertisement
Advertisement
alterntif text
Advertisement

Facebook

Trending