Connect with us
alterntif text

Peristiwa

Kawasan Hutan Mapongka Diklaim Warga, Kehutanan Diminta Tegas

Published

on

FOTO/ Ist : Kawasan Hutan Mapongka yang Berdekatan Akses BBK

TODAY, MENGKENDEK – Kawasan Hutan Mapongka yang berada di Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja dilaporkan diklaim oleh oknum warga sebagai milik pribadi.

Informasi diperoleh di lokasi tersebut warga melakukan aktifitas penebangan pohon serta menurunkan alat berat.

Padahal oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kawasan ini ditetapkan sebagai kawasan hutan produksi terbatas.

Kepala UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Saddang I Tana Toraja, Dinas Kehutanan Pemprov Sulsel, Kornelia Pairunan tak menampik hal ini.

“Itulah yang menjadi permasalahan kami sebagai pengelolah hutan ditingkat tapak. Dari pihak pemerintah dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ditetapkan sebagai kawasan hutan namun di lain pihak oleh sebagian masyarakat kita mengklaim sebagai lahan milik ataupun tanah Tongkonan,” kata Kornelia yang dimintai konfirmasi belum lama ini.

“Aduh, saya tidak bisa menjawab totalnya pak karena harus diukur dan kewenangan batas kawasan hutan merupakan kewenangan pusat pak,” sambung Kornelia saat dicecar luas lahan yang sudah diklaim warga.

Rimbawan KPH Saddang I Tana Toraja Serahkan Bantuan ke Satgas Covid-19


Namun, Dia mengaku pihaknya melalui Polisi Kehutanan telah menemui secara langsung warga yang mengklaim lahan.

“Polhut kami sudah memberitahukan yang bersangkutan, sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan, dan kami juga memasang papan Informasi di lokasi. Kami juga sudah sampaikan ke pimpinan. Cuma hal itu pak yang sementara bisa kami lakukan,” urainya.

HPM Mengkendek Buka Posko di Makassar Galang Donasi Bantu Mahasiswa

Kornelia menegaskan terkait permasalahan tersebut, pihak Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan selaku pimpinannya juga telah meninjau langsung lokasi yang diklaim warga beberapa waktu lalu.

“Memang harus duduk bersama untuk penyelesaian masalah seperti ini. Harapan kami masyarakat sebaiknya mengindahkan apa yang disampaikan Polhut kami di lapangan.

Sementara itu Kepala Lembang Marinding Devi Taba’ Bangapadang yang dimintai konfirmasi, Rabu (13/5) mengatakan persoalan ini telah dibicarakan bersama tokoh adat dan tokoh masyarakat di Lembang.

Devi menduga klaim warga di kawasan Mapongka karena berada di lokasi strategis yakni akses Bandara Buntu Kuni’ (BBK).

“Kehutanan mesti tegas, jika penyerobotan ini dibiarkan dikhawatirkan dapat timbul permasalahan besar kedepan,” tutup Devi. (Atj)

Advertisement
alterntif text
1 Comment

1 Comment

  1. jessi

    May 13, 2020 at 7:07 am

    Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik net sarana Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama yang kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik net paling best ya guys…Click Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending