Connect with us

Pemerintahan

Kepala BPBD Tana Toraja: Rekanan Segera Perbaiki Proyek Ambruk di Gereja Katolik Stasi Tampo

Published

on

Dok/ Kepala BPBD Tana Toraja, Alfian Andilolo
alterntif text

TODAY, MAKALE – Kepala BPBD Tana Toraja, Alfian Andilolo menegaskan proyek ambruk di Gereja Katolik Stasi Tampo akan segera diperbaiki oleh Rekanan.

Itu dikatakan Alfian menanggapi sorotan dari PMKRI Cabang Toraja Sanctus Paulus.

“Kami sudah koordinasi dengan rekanannya, besok atau paling lambat lusa akan memperbaiki perkejaannya,” ujar Alfian kepada torajadailycom, Selasa (19/2).

Menurut Alfian ambruknya proyek tersebut masih dalam tanggung jawab rekanan sebab belum di PHO. Kata Dia, dalam hal ini belum bisa dikasuskan atau disebut sebagai suatu pelanggaran.

“Yang salah juga kalau dibayarmi, tapi kan ini belum. Jadi sekali lagi masih tanggungan rekanan. Dan mereka sudah siap perbaiki,” jelasnya.


Diberitakan sebelumnya, ambruknya proyek pembangunan tebing pengaman di Gereja Katolik Stasi Tampo, Makale menuai sorotan PMKRI Cabang Toraja.

PMKRI mendesak Kejari Tana Toraja segera memeriksa Rekanan serta BPBD Tana Toraja sebagai pihak yang paling bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

“PMKRI Cabang Toraja desak Kejaksaan Negeri Tana Toraja memeriksa rekanan serta BPBD Tana Toraja. Usut tuntas kasus ini,” ujar Ketua Presidium PMKRI Toraja, Yohanis Parekke saat berkunjung ke Redaksi torajadailycom.

Diketahui proyek senilai Rp 992 juta lebih yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2018 itu dikerjakan oleh rekanan CV Jalinan Sutra Maroson. Proyek yang dikawal TP4D Kejaksaan Tana Toraja ini Satkernya berada di BPBD Tana Toraja. (Atj).



alterntif text

Advertisement


alterntif text

Advertisement

Facebook

Trending