Connect with us

Hukum & Kriminal

Ketua IKT Papua Bebas Usai Dipenjara Lima Hari di Rutan Kelas 2B Makale

Published

on

Rutan Kelas 2B Makale

TODAY, MAKALE – Ketua IKT Papua, Jhon Rende Mangontan (JRM) dibebaskan usai dipenjara lima hari lamanya di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 2B Makale.


Terpidana kasus penganiayaan terhadap mantan Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua, Djuli Mambaya (DjM) itu, diketahui bebas pada Selasa (4/9).

“Iya, Pak Jhon Mangontan sudah keluar tadi,” ucap salah seorang Sipir singkat yang sedang bertugas saat ditanyai¬† Torajadaily.com.

JRM meringkuk di Rutan Kelas 2B Makale sejak ia dieksekusi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) sehari sebelum perayaan puncak HUT Kabupaten Tana Toraja 30 Agustus 2018 lalu. Sebelumnya ia divonis Pengadilan Negeri Makale dengan penjara selama 1 bulan 15 hari.

Baca Juga: Terbukti Tempeleng Kadis PU Papua, JRM Dihukum Penjara 1,5 Bulan

Dikonfirmasi, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Ringgi Sarungallo mengakui pihaknya melakukan eksekusi sesuai putusan pengadilan.

“Iya benar, JPU mengeksekusi JRM pada 30 Agustus 2018 sore hari. Dia (JRM) sendiri yang datang didampingi pengacaranya saat dibawa ke Rutan Kelas 2B Makale” ujar Ringgi melalui Telepon Seluler.

Ia membeberkan, berdasarkan hitung-hitungan dari vonis Hakim, sisa masa tahanan yang dijalani JRM hanya lima hari.

“Dia (JRM) kan pernah ditahan JPU sekitar dua minggu ya, lantas Majelis hakim kabulkan ia jadi tahanan Rumah. Jadi hakim potong masa tahanan yang dijalani. Itu wewenang hakim. Pada intinya JPU telah melaksanakan eksekusi,” terang Ringgi.

Pada sisi lain, eksekusi terhadap JRM yang juga Bacaleg DPRD Provinsi Sulsel Daerah Pemilihan (Dapil) X dari Partai Golkar itu sendiri luput dari pantauan Wartawan.

Kasus ini sendiri sempat mendapat sorotan masyarakat, tak terkecuali di jagad maya. Terhitung beberapa kali aksi demo massa warnai saat kasus tersebut bergulir di Polres Tana Toraja. (Atj)


Advertisement
Advertisement
alterntif text
Advertisement

Facebook

Trending