Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Ketua KPPS di Lembang Pitung Penanian Dituntut 2 Bulan Penjara

Published

on

Asarias Tulak/ Penasehat Hukum Terdakwa
alterntif text

TODAY, MAKALE – Ketua KPPS, TPS 5, Lembang Pitung Penanian, Kecamatan Rantebua, Toraja Utara, atas nama Frans Tammu alias Pong Arpin dituntut 2 bulan Penjara.

Selain penjara 2 bulan, dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Makale, Rabu (22/5), oleh JPU, Terdakwa juga didenda Rp1.000.000.

“Menurut kami yang terbukti paling telak itu Terdakwa memberikan suara dua kali,” jelas JPU Umarul Farud kepada Torajadailycom usai sidang.

Dia mengatakan meski kericuhan yang terjadi di TPS 5 yang berbuntut pemungutan suara ulang (PSU), namun tidak semerta-merta dibebankan kepada Terdakwa.

“Kericuhan yang terjadi di TPS tidak bisa dibebenakan ke Terdakwa karena banyak faktor. Apalagi tempo hari terungkap di Pesidangan dia diancam,” jelas Dia.


Terpisah, Asarias Tulak, selaku Penasehat hukum Terdakwa mengatakan tidak mempersoalkan tuntutan 2 bulan penjara dan denda Rp1 juta terhadap kliennya.

“Ya itukan haknya Jaksa. Apa yang dilakukan klien saya itu terbukti. Kami hanya berharap Majelis Hakim memberikan keringanan hukuman dan memohon putusan yang seadil-adilnya,” ujar Asarias.

Sayangnya, saat hendak dimintai tanggapannya terkait siapa Aktor dibalik kasus yang membelit kliennya, Asarias enggan berkomentar.

“No koment dinda. Kasus ini sudah masuk tuntutan baru saya dipanggil. Kalau soal Politis saya tidak komentar ya,” jelasnya.

Rencananya sidan Tindak Pidana Pemilu ininakan dilanjutkan pada Kamis (23/5) dengan agenda putusan atau vonis kepada Terdakwa. (Atj)



alterntif text

Advertisement


alterntif text

Advertisement

Facebook

Trending