Connect with us

Lalu Lintas

Lalai Bekendara Hingga Orang Lain Kehilangan Nyawa, Pengendara Pajero Ditahan

Published

on


TODAY, MAKALE – Pengendara Pajero, AT (32) resmi ditahan oleh Penyidik Laka Sat Lantas Polres Tana Toraja, Selasa 17 September 2019.

AT ditahan dalam perkara kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Poros Makale-Rantepao, Lemo, Makale Utara pada Minggu (15/9) lalu.

Baca Juga: Anak Bupati Tana Toraja Lapor Polisi Kasus Penganiayaan

Sebelumnya, AT yang juga Pegawai Honor di Bandar Udara Pongtiku ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik usai gelar perkara.

Baca Juga: Dua Pemuda Lemo Meninggal Akibat Tabrakan

Kasat Lantas Polres Tana Toraja, AKP Andi Tanri Abeng melalui Iptu Adnan Leppang mengatakan, hasil gelar perkara laka lantas menyimpulkan AT diduga kuat telah lalai dalam berkendara hingga menyebabkan orang lain kehilangan nyawa.


Berdasarkan hal itu, lanjut Adnan, AT dijerat UU no. 22 tahun 2009 pasal 310 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang khusus mengatur sanksi hukum bagi pengemudi yang lalai.

“Untuk kepentingan penyidikan, tersangka AT di tahan di Rutan Polres hari ini,” kata Adnan.

Terkait kecelakaan maut tersebut, Adnan mengimbau kepada seluruh mayarakat senantiasa mentaati ketentuan etika berlalu lintas yang baik, hindari segala bentuk kelalaian maupun pelanggaran pelanggaran yang dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas yang berujung tragis.

“Awal dari sebuah kecelakaan adalah terjadinya pelanggaran, lantaran lalai dan abaikan etika berkendara di atas jalan raya mengakibatkan orang lain mengalami kecelakaan, inilah yang perlu disadari dan di fahami oleh kita semua,” jelas Dia.

Kecelakaan maut yang terjadi pada Minggu dinihari itu mengakibatkan dua warga Pagasingan, Kelurahan Lemo, Makale Utara meninggal dunia. Korban yaitu Jefri (18) dan Jefrianus (25) menghembuskan nafas terakhir di di RS Lakipadada. (Atj)


Advertisement
Advertisement

Facebook

Trending