Connect with us
alterntif text

Pemerintahan

Lods Pasar di Tana Toraja Ada Dimiliki Pejabat

Published

on

Ketua Ketua Komisi Dua DPRD Tana Toraja, Paulus Paonganan
alterntif text

TODAY, MAKALE – Semrawutnya Pengelolaan Pasar di Tana Toraja tak terkecuali Pasar Makale berdampak pada minimnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Itu terungkap dalam Rapat Konsultasi Komisi Dua DPRD Tana Toraja bersama OPD Perindag dan Bapenda, pada Senin 18 Maret 2019.

“Pengelolaan sejumlah Pasar di Tana Toraja semrawut. Pemasukan PAD (Retribusi) pasar tidak maksimal,” ungkap Ketua Komisi Dua DPRD Tana Toraja, Paulus Paonganan usai rapat.

Dijelaskan Paulus, ada beberapa faktor hingga Bapenda kesulitan menarik pajak dari pedagang. Selain ada Lods dipindah tangankan (dijual), ada juga disewakan, termasuk dimiliki pejabat.


“Untuk itu Komisi Dua merekomendasikan OPD terkait pengelolaan pasar, segera melakukan penataan lods sesuai jenis jualan. Bagi pedagang bandel tindak tegas sesuai Perda tanpa pandang bulu,” tegas anggota Fraksi PDIP itu.

Rapat Konsultasi ini dihadiri Kadis Perindag Very Bitticaca, termasuk anggota komisi dua Andarias Buttutasik (PKPI), Yakobus Tonglolangi (Hanura), Yariana Somalinggi (Golkar), dan Yohanis Patabang (Nasdem).



alterntif text

Advertisement


alterntif text

Advertisement

Facebook

Trending