Connect with us
alterntif text

Lalu Lintas

Makale Dikepung Macet, Warga Soroti UKI Toraja

Published

on

alterntif text

TODAY, MAKALE – Acara Wisuda Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, Sabtu (7/9) menuai sorotan dari warga.

Pasalnya acara yang digelar di Kampus I (Plaza Kolam Makale) menimbulkan kemacetan parah di Makale, beberapa jam lamanya.

Kondisi ini mengakibatkan terhambatnya aktifitas warga dan para pengguna jalan.

“Tiap tahun saat acara seperti ini (Wisuda) selalu mengakibatkan kemacetan yang sangat parah. Ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” sesal Ketua Sapma PP Pacasila Tana Toraja, Pradyan Rizky Londong Allo.

Menurut Iin sapaan akrabnya, kemacetan dipicu lantaran banyaknya keluarga dari para peserta wisuda turut hadir baik yang mengunakan truk maupun kendaraan pribadi.

Dia menyarankan kedepannya keluarga para Wisudawan dan Wisudawati yang diundang agar dibatasi oleh pihak UKI Toraja. Selain itu, lanjut Dia sudah saatnya pihak UKI Toraja mulai memikirkan lokasi alternatif pelaksanaan wisuda.

“Bayangkan kalau ada terjadi kebakaran, betapa susahnya tim Damkar melakukan pertolongan akibat padatnya kendaraan di Kolam Makale, belum lagi para tamu undangan memarkir kendaraan sembarang Tempat. Sekali lagi saya tekankan bahwa ini semua demi kepentingan kita bersama, bukan untuk memojokkan pihak UKI,” harapnya.


Pantauan torajadaily kemacetan terjadi di beberapa ruas jalan antara lain, Medan Ringkas, Jalan Ichwan, arah ke pasar Makale. Padatnya kendaraan yang diparkir membuat penyempitan badan jalan.

Tak hanya menimbulkan kemacetan dampak lain yang turut disoroti warga yaitu sampah. Sampah berupa plastik bekas air minum kemasan dan makanan hingga bekas bambu Pa’piong ini berserakan di area Pasar Seni.

Sampah ini ditinggalkan oleh sebagian sanak keluarga wisudawan dan wisudawati yang menggelar tikar di lokasi tersebut.

“Sayangnya sebagian keluarga para peserta wisuda tidak membawa pulang sampah mereka sendiri, tapi malah ditinggalkan saja. Belum lagi taman bunga di pasar seni sebagian rusak,” ujar Nensi menyayangkan.

Sekedar diketahui hari ini UKI Toraja mewisuda 1.049 alumni tahun 2019. Diperkirakan sebanyak 10.000 orang hadir. (atj)


Advertisement
alterntif text
3 Comments

3 Comments

  1. Enos Lolang

    September 7, 2019 at 11:58 pm

    Kalau UKI Toraja melaksanakan wisuda, panitia tidak pernah mengundang lebih dari 2 orang. Itu tertulis di undangan. Kalau keluarga wisudawan datang lebih dari itu, tidak ada pihak yang bisa memaksa mereka pulang. Kalau UKI Toraja berkegiatan lalu mengakibatkan kemacetan, banyak pihak yang merasa terganggu. Kalau motor cross atau kegiatan lain mengakibatkan kemacetan, tidak ada yang keberatan. Kenapa begitu?

  2. Desmond Fus

    September 9, 2019 at 12:33 pm

    Loving the information on this website , you have done outstanding job on the content.

  3. he has a good point

    September 17, 2019 at 2:22 am

    I simply want to mention I am just very new to blogging and seriously savored this blog. Probably I’m planning to bookmark your blog post . You surely come with beneficial posts. Cheers for revealing your webpage.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


alterntif text

Advertisement
Advertisement

Facebook

Trending