Connect with us

Pemerintahan

Malas Ngantor, PNS di Toraja Dijemput Paksa Satpol PP

Published

on

Wakil Bupati Nasehati Mardan Didampingi Kabid Perundang undangan Satpol PP

TODAY, MAKALE – Wajah Mardan, PNS dilingkup Pemerintah Kabupaten Tana Toraja terlihat pucat saat turun dari kendaraan dinas milik Satpol PP, Senin (19/11) siang.


Mardan dijemput paksa personel Satpol PP di Rumahnya di Cakke, Enrekang, lantaran sudah dua tahun tidak pernah masuk Kantor.

Staf di Kelurahan Salubarani Golongan 2C itu, pucat saat dihadapkan langsung dengan Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara yang sedang bersantai di Depot 99, Makale. Saat itu, jam kerja telah selesai.

Kepada Wakil Bupati, Mardan mengungkap bahwa ia tidak pernah berkantor lagi pada bulan April 2016. Sejak saat itu, ia mengaku sudah tidak pernah terima gaji.

“Awalnya karena gaji saya ditahan Pak karena masa itu saya memang malas-malas masuk kantor. Nah sejak itu saya tidak masuk kerjami Pak,” aku Mardan usai mendapat nasehat Wakil Bupati.

Sementara itu, Wakil Bupati Tana Toraja menegaskan bahwa pihaknya sementara menertibkan ASN yang malas berkantor.

“Kita tugaskan Satpol PP telesuri semua dan proses. Kalau memang terbukti terima gaji tetapi tidak pernah berkantor itu sudah korupsi,” tegas Mantan Kapolres Tana Toraja itu kepada torajadailycom.

Sementara itu, Kabid Perundang undangan Satpol PP, Andi Padang yang memimpin langsung penjemputan terhadap Mardan mengungkap hingga kini pihaknya telah mengantongi daftra ASN lainnya yang tidak pernah berkantor.

“Masih ada ASN lainnya. Yang bersangkutan kita sudah konfirmasi dan bersedia datang sendiri. Nanti kalau tidak datang pasti akan kita jemput juga,” ujar Andi. (Atj)


Advertisement
Advertisement
alterntif text
Advertisement

Facebook

Trending