Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Mantan Kadis Pendidikan Tana Toraja Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi

Published

on

TODAY, MAKALE – Penyidik Polres Tana Toraja menentapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi ganti rugi lahan SDN Ratte Ayun yang berada di Kecamatan Rembon.


Hal tersebut diungkap Kapolres Tana Toraja, AKBP Julianto P. Sirait saat dikonfirmasi Torajadaily.com, diakhir acara Peringatan Hari Koperasi di Gedung Tammuan Mali’ Makale, Sabtu (4/8).

“Iya sudah ada dua orang tersangka. Lebih jelas langsung ke Kasat Reskrim saja ya,” ujar Julianto.

Ia mengatakan penetapan dua orang tersangka setelah pihaknya melakukan gelar perkara di Polda Sulsel baru-baru ini.

Saat ditanya kemungkinan adanya penambahan tersangka ia mengatakan hal tersebut bisa saja terjadi.


“Yang pasti tersangka sudah dua orang. Kalau soal itu, kita lihat saja nanti,” jelas Julianto.

Terpisah Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP Jon Pairunan yang dikonfirmasi membenarkan penetapan dua orang tersangka.

“Identitas tersangka Makkawaru dan Kepala Dinas Saat itu,” kata Jon melalui pesan WhatsApp.

Diketahui Makkawaru adalah penerima ganti rugi lahan sementara Kepala Dinas saat itu dijabat Yohanis Titting.

Dijelaskan Jon, dalam kasus tersebut penyidik menemukan lahan yang dibebaskan senilai Rp250 juta itu merupakan milik Pemkab Tana Toraja dan memiliki setifikat. Sebelumnya lahan ini telah dihibahkan oleh pemilik lahan. Namun oleh Dinas Pendidikan malah menganggarkan ganti rugi di Tahun Anggaran 2016.

“Jadi dugaan kerugian negara sebesar Rp250 juta,” pungkas Jon. (Atj)

Advertisement
Advertisement
alterntif text

Facebook

Trending