torajadaily.com

Hukum & Kriminal

Massa dari Tondon Demo di Pengadilan Negeri Makale

TORAJADAILY.COM, MAKALE – Ratusan warga dari kecamatan Tondon, Toraja Utara, menggelar unjuk rasa di kantor Pengadilan Negeri Makale, Rabu, 15/11/2017. Dengan membawa Spanduk ratusan warga yang didominasi ibu-ibu ini menuntut Majelis Hakim yang menangani perkara percurian yang dialami Phiter Mellololo itu agar bisa berlaku adil saat memutuskan perkara.

Unjuk rasa ini dipicu oleh beredarnya isu di tengah masyarakat jika majelis hakim akan memvonis bebas terdakwa. Padahal pesidangan kali ini baru akan memasuki agenda pembacaan tuntutan.

“Kita sudah sering liat di Televisi, pencuri sendal saja ditahan, pencuri Coklat juga ditahan tiga bulan. Nah ini curi uang milyaran rupiah masa tidak ditahan,” teriak warga saat orasinya di depan kantor pengadilan.

“Kami datang kesini untuk mengawal kasus ini. Kami mau hukum ditegakkan,” tegas warga lainnya menambahkan.

Kepada massa Humas Pengadilan Negeri Makale Wempi J.Duka meminta warga agar tidak terprovokasi dengan isue menyesatkan.

“Belum ada vonis. Agenda sidang hari ini baru pembacaan tuntutan. Kami harap warga jangan mendengarkan isue ” kata wempi saat berdialog dengan perwakilan massa.

Sementara itu di dalam ruang sidang terdakwa Sartika Aman alias Aco dituntut tiga tahun enam bulan. Peran Aco menurut JPU Ia membantu pelaku lain yang kini telah menjalani hukuman.

Aco disebut membuat kunci duplikat penyimpanan uang korban, Phiter Mellololo hingga pelaku yang tak lain adalah menantu korban sendiri, bebas mencuri uang sebesar Rp2milyar 40 juta.

Sidang akan dilanjutkan pekan dengan agenda mendengarkan pembelaaan terdakwa. Usai sidang massa pun membubarkan diri. (Atj/Ima)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top