kesehatan

Mencengangkan! Pasien Gangguan Jiwa di Toraja Didominasi Usia Muda. Ini Datanya

TORAJADAILY.COM, MAKALE – Dokter kejiwaan, Izak Yeyasa mengungkap fakta mencengangkan. Betapa tidak, Dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lakipadada itu menyebut bahwa, sebanyak 27 pasien gangguan jiwa yang ditanganinya tiap hari.

“Terjadi di antara periode bulan Agustus sampai Desember 2017. Dari 27 pasien, 80 persennya masuk kategori gangguan jiwa berat,” ungkap Izak kepada Torajadaily.com, saat ditemui di RSUD Lakipadada, 4/1/2018.

Izak merinci, 80 persen pasien gangguan jiwa berat, rata-rata diderita oleh usia muda atau usia produktif. Sementara 10 persennya terjadi pada usia lanjut dengan kategori sedang serta 10 persennya lagi kategori gangguan jiwa ringan.

“80 persen gangguan jiwa berat itu pasien usia muda umumnya karena merasa terabaikan orang tua. Sementara Lansia yang mengalami gangguan kejiwaan sedang, umumnya akibat kesepian ditinggal jauh oleh anak-anaknya ke daerah perantauan. Mereka tidak memiliki teman berbagi dan bercerita,” jelas Izak.

“Adapun Pasien gangguan ringan, yaitu karena depresi, susah tidur, tidak ada nafsu makan. Depresi yang dialami berfase atau perasaan bisa berubah setiap saat,” tambah Izak.

Lebih jauh Izak menjelaskan, gejala ringan yang apabila mulai dirasakan, seperti susah tidur dan kurang nafsu makan, hendaknya sudah menjadi perhatian. Sebab kalau dibiarkan dapat menuju ke tingkat yang lebih serius.

“Jangan nanti semakin parah, baru kemudian diarahkan ke dokter kejiwaan. Proses penyembuhan Pasien, keterlibatan keluarga memegang peranan yang sangat penting,” urainya.

Izak juga berharap tahun 2018 ini, peran instansi terkait seperti, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Puskesmas, bahkan hingga Lembang/Lurah dan camat untuk segera bertindak apabila ada masyarakat yang mengalami gangguan kejiwaan, sehingga penanganannya pun cepat teratasi.

“Kita berharap ada sebuah bimtek kepada masyarakat dalam bentuk safari jiwa, agar masyarakat memiliki pengetahuan dini mengenai gejala awal gangguan kejiwaan,” pungkasnya. (Ima)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top