Connect with us

Pemerintahan

Natal, Warung Ballo’ di Toraja Dilarang Beroperasi

Published

on

Dok: Satpol Toraja Utara Merazia Sejumlah Warung Ballo'

TODAY, RANTEPAO – Pemerintah Kabupaten Toraja Utara akan menutup seluruh Warung Ballo’ atau tuak menjelang Hari Raya Natal atau Peringatan Kelahiran Yesus Kristus.


Penutupan Warung Ballo’ itu akan dilakukan pemerintah kurang lebih tiga pekan lamanya.

“Instruksi Bapak Bupati penutupan mulai tanggal 20 Desember sampai 10 Januari 2019,” ujar Kasatpol PP Toraja Utara, Andarias Sesa dikonfirmasi torajadailycom, Selasa (18/12).

Ia mengatakan mulai hari ini pemerintah setempat telah mensosialisasikan ke masyarakat perihal penutupan itu.

“Tadi sudah koordinasi dengan Kesbangpol, Surat Edaran hari ini mulai disebar ke pengelola Warung Ballo’. Warung Ballo’ kan beroperasi siang dan malam,” kata Dia.

Tidak hanya Warung Ballo’, lanjut Andarias penutupan juga diperuntukan seluruh Kafe, Karoeke serta Rumah kernyanyi keluarga yang beroperasi di Toraja Utara.

“Waktu Idul Fitri kan tutup juga, jadi Natal dan menyambut Tahun Baru ini juga harus demikian,” ujarnya saat ditanyai terkait alasan penutupan tersebut.

Ditegaskan Andarias, untuk mengawal kebijakan itu pihaknya akan benar-benar melakukan pengawasan.

“Pengawasan akan dilakukan tim terpadu melibatkan TNI/ Polri. Ada yang tidak mengindahkan langsung kita tutup,” tegasnya.(Atj)


Advertisement
Advertisement

Facebook

Trending