Connect with us
alterntif text

Peristiwa

Pudu’ Mengamuk dan Melarikan Diri di Rambu Solo’ Ditembak Mati Polisi

Published

on

TODAY, MAKALE – Kanit Tipiring Satuan Sabhara Polres Tana Toraja, Aiptu Daniel Pelu terpaksa menembak mati seekor kerbau Pudu’, lantaran mengamuk saat Upacara Rambu Solo’.


Dilansir Torajadailycom dari Tribrata peristiwa itu terjadi saat Upacara Rambu Solo  Almarhumah Agustina (mama Raihan) di Lingkungan Tombang Leppangan, Kecamatan Makale pada Selasa (9/10).

Kerbau Pudu’ yang akan disembelih (Ditinggoro) tiba-tiba mengamuk kemudian melarikan diri sejauh satu kilo meter dari lokasi acara.

FOTO: Ma’tinggoro, Iwan Pakiding Ditanduk Kerbau


Melihat itu, salah seorang warga, Ruben Patintingan yang khawatir dengan ulah Kerbau yang dapat melukai warga dan merusak barang-barang yang dilalui, kemudian berinisiatif untuk melaporkan kejadian tersebut ke Penjagaan Polres Tana Toraja.

Menerima laporan warga, petugas kemudian beraksi. Tidak butuh waktu lama petugas berhasil menggiring Kerbau ke pekarangan Gereja Advent Makale yang berada disamping Polres Tana Toraja.

Usai berkoordinasi dengan pemilik Kerbau Pudu’, menggunakan Senjata Laras Panjang Aiptu Daniel pun menyarangkan dua butir peluru ke tubuh Kerbau. Sesaat Kerbau Pudu’ pun terjungkal ke tanah dan mati. (*)

Advertisement
Advertisement
alterntif text

Facebook

Trending