Connect with us
alterntif text

Organisasi

Sapma PP Tana Toraja Dukung Polri Usut Tuntas Kerusuhan di Kantor Bawaslu RI

Published

on

alterntif text

TODAY, MAKALE – Sapma PP Tana Toraja bersama Pemuda Toraja mendukung langkah Polri usut tuntas insiden kerusuhan pada 21 – 22 Mei 2019 yang terjadi di depan Kantor Bawaslu RI.

“Dukungan ini akan kami berikan secara Petisi terbuka ke Polres Tana Toraja,” ucap Ketua Sapma PP Tana Toraja Pradyan Londong Allo, Minggu 9 Juni 2O19.

Dari sudut pandang kami, lanjut Pradyan langkah Polri selama ini sudah tepat dalam pembubaran masa aksi pada 21 Р22 Mei 2019 lalu.

“Polri sudah sangat humanis, penuh dengan toleransi terhadap aksi unjuk rasa yang seyogyanya sudah harus berakhir pada pukul 18.00 sesuai dengan aturan izin keramaian, harusnya massa sudah bubar namun karena kondisi yang saat itu saudara saudara kita sedang menjalankan ibadah puasa akhirnya di berikan toleransi sampai malam,” terang Dia.

Menurut Iin sapaan akrab Pradyan, pecahnya kerusuhan di depan kantor Bawaslu dan beberapa titik lainnya disinyalir merupakan upaya-upaya dari “pihak ketiga” yang ingin memanfaatkan situasi politik yang sedang memanas dengan mengerahkan segerombolan preman turun kejalan lalu menyerang Polisi.


Dia menjelaskan ada perbedaan yang jelas antara aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak siang hari hingga usai shalat tarawih, dengan aksi yang terjadi pada dini hari. Dimana aksi yang terjadi dini hari merupakan aksi yang brutal dan sengaja dilakukan untuk menciptakan suasana seolah olah telah terjadi kerusuhan yang disebabkan oleh aparat kepolisian yang tidak bertindak sesuai dengan ketentuan. Padahal lanjut Iin, pada faktanya mereka adalah preman preman “pesanan” yang disetting sedemikian rupa oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk membuat suasana keruh.

Ditegaskan Iin bahwa aksi brutal tersebut tidak dapat dibenarkan sama sekali, dan mendukung penuh langkah Polri mengusut tuntas otak dari insiden 22 Mei 2019.

“Itu tindakan kriminal dari mereka yang ingin menghancurkan kedaulatan NKRI. Kepada seluruh masyarakat Indonesia ayo rapatkan barisan, kawal NKRI, kawal Pancasila, Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Runtuh,” tegasnya.

“Untuk masa depan Bangsa Indonesia, jangan mau diadu domba oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Damailah Indonesiaku,” pungkas Iin. (*)



alterntif text

Advertisement


alterntif text

Advertisement

Facebook

Trending