Connect with us
alterntif text

Olahraga

Sebut Atlit “Babak Belur” Karena Lapar, Manajer Catur Tana Toraja Mohon Maaf

Published

on

TODAY, MAKALE – Manajer Cabang Olahraga (Cabor) Catur, Herman Pane memohon maaf atas peryataannya yang dianggap berlebihan pasca kekalahan timnya pada Porda XVI Pinrang, Selasa (25/9)


Ia mengatakan pernyataannya tidak pantas sebab menyalahkan pihak lain atas kekalahan tersebut.

“Saya mohon maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan atas pernyataan saya yang terlanjur diberitakan kemarin,” kata Pane di Wakop Gandrial, Pantan Makale, Rabu (26/9).

Ia mengemukakan kasus yang dialami timnya murni merupakan kesalahan dirinya selaku manager tim. Sebab kata Pane ia lalai dan lupa memberikan jadwal pertandingan kepada bagian konsumsi.


“Kesalahan ada pada saya selaku manager tim. Sebelumnya saya lupa memberikan jadwal tanding ke pihak catering. Maksud saya jadwal tanding yang ketat sehingga atlit tidak sempat makan. Jadi sekali lagi saya mohon maaf kepada semua pihak yang dirugikan atas pernyataan saya,” ungkap Pane.

Diberitakan sebelumnya, Atlit catur Tana Toraja menelan kekalahan karena bertanding dengan kondisi perut kosong. Itu merujuk pada pernyataan Pane yang juga pelatih tim catur Tana Toraja.

“Makan siangnya (atlit) baru diantar tepat saat babak 4 dimulai, jadi atlit menahan lapar sampai babak 5. Na di babak inimi kami babak belur karna atlit Lapar,” ujar Pane. (*)

Advertisement
Advertisement
alterntif text

Facebook

Trending