Connect with us

Advetorial

Syarif Bando Resmikan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Tana Toraja

Published

on

Kepala Perpunas RI Syarif Bando dan Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung

TODAY, MAKALE – Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia Syarif Bando meresmikan gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Tana Toraja, Senin (30/5).

Peresmian ditandai dengan penanda tanganan prasasti bersama oleh Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung.

Kepala Perpusnas RI Syarif Bando, Anggota DPRI RI Komisi X Mitra Fakruddin dan Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung

Acara peresmian gedung senilai Rp 8,9 miliar ini turut dihadiri oleh Anggota DPRI RI Komisi X Mitra Fakruddin, yang berasal dari Kabupaten Enrekang, Sulsel.

Usai meresmikan bangunan megah tersebut, Syarif hadir di acara talk show selaku nara sumber bersama Theofilus Allorerung serta Mitra Fakruddin, di gedung Tammuan Mali’, Makale.

Narasumber lainnya Erni Yetti Riman, SKM, M. Kes, dan Anggota DPRD Tana Toraja, Kristian HP Lambe.

Talk show mengangkat tema “Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat”.

Pada kesempatan itu Syarif Bando menyatakan apresiasinya yang luar biasa kepada Bupati Theofilus Allorerung, dimana telah menghadirkan satu sumbangsih prestasi pembangunan gedung perpustakaan.

“Kiranya kedepan menjadi motor penggerak mengimplementasikan UUD 45 dalam mencerdaskan dan mensejahterakan dan memperkuat persatuan untuk sama-sama bagaimana berkontribusi dalam percaturan global,” kata Syarif.

Baca juga:

Nirus Nikolas Ajak Masyarakat Donasi Buku Dukung Gerakan Sejuta Buku

Dijelaskan, dewasa ini hendaknya bergelut dengan dunia literasi global ketika Indonesia masih berkutat pada rendahnya budaya baca.

Syarif menekankan budaya Literasi meningkatkan pengetahuan seseorang sampai kepada kemampuan memproduksi barang dan jasa yang bermutu dan bisa dipakai dalam kompetisi global permentasi perluasan akses perpustakaan kepada seluruh lapisan masyarakat. Dimana, dapat meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi memiliki kemampuan inovasi dan kreatifitas.

“Perpustakaan Nasional sebagai lembaga pemerintah non Kementerian bertanggung jawab langsung kepada bapak Presiden. Bahkan, kami telah merumuskan literasi tidak lagi hanya sebatas kemampuan merangkai huruf menjadi kata, kalimat, maupun paragraf, tapi sudah bisa baca tulis dan menyatakan pendapat. Apalagi Indonesia adalah juara dengan jumlah sarjana terbesar di dunia,” ungkapnya.

Syarif juga menyinggung soal pentingnya literasi dilihat dari sisi pembangunan karakter terhadap anak. Apalagi, masa ini anak lebih banyak menghabiskan waktu bermain game.

Sebelumnya, Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung menyebut, orang Toraja ada dimana-mana. Orang Toraja, kata Theofilus bekerja luar biasa, dimana kompetensi dan integritasnya tidak kalah dengan yang lain.

Kepada Syarif, Bung Theo sapaan akrab Theofilus menjelaskan, bahwa orang Toraja memiliki budaya tulis. Dan, ini menjadi tantangan bagi para akademisi bisa profesional, agar terbuka melakukan penggalian nilai budaya Toraja melalui perpustakaan digital yang luar biasa.

Lanjut dia, orang Toraja telah lama membuat arsitektur yang sungguh luar biasa, salah satu contoh membuat bangunan tanpa menggunakan paku. Demikian pula membuat kuburan di dinding batu.

“Pemerintah Daerah berterima kasih hadirnya kantor layanan perpustakaan Tana Toraja. Dan gerakan satu juta buku tentu berbanding terbalik dengan luaran sarjana. Tugas bersama bagaimana melakukan intervensi terhadap apa yang menjadi masalah dan kendala kita semua. Apalagi kalau ilmu pengetahuan mendorong bagaimana kita bisa produktif, berinovatif, serta kreatif,” ujar mantan kepala Inspektorat Sulsel ini.

Theofilus juga meminta seluruh jajaran pemerintahan, perguruan tinggi dan satuan pendidikan agar bisa memanfaatkan hadirnya perpustakaan moderen ini.

“Jangan sia-siakan gedung ini, ajaklah mahasiswa ke sini, kalau perlu jadikan salah satu syarat pemberian nilai tentang kunjungan ke perpustakaan,” harapnya.

Syarif Bando Mengukuhkan Wakil Ketua TP PKK Tana Toraja Erni Yetti Riman Sebagai Bunda Literasi

Setelah acara talk show Syarif Bando kemudian mengukuhkan Wakil Ketua TP PKK Tana Toraja Erni Yetti Riman sebagai bunda literasi.

Selain itu dirangkaikan dengan launching program Pemkab Tana Toraja, yakni Gerakan Sejuta Buku oleh Bupati Theofilus Allorerung.

Terpisah, Kepala Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tana Toraja Nirus Nikolas yang dikonfirmasi soal gerakan sejuta buku mengatakan pihaknya telah menerima sebanyak 3.000 eks buku yang diserahkan secara simbolis. 2.000 eks buku dari anggota Komisi X DPR RI Mitra Fakhrudin, serta dan bantuan 1.000 eksemplar buku dari Perhimpunan Masyarakat Tana Toraja Indonesia (PMTI).

“Namun kita berharap kepada seluruh stakeholder untuk tetap berpartisipasi mendonasikan buku yang layak pakai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk dibaca,” tutup Nirus.

Sebagai informasi pembangunan gedung Perpustakaan dan Kearsipan Tana Toraja bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN Tahun Anggaran 2021. Gedung ini efektif beroperasi pada Februari 2022 dan telah ramai dikunjungi pelajar dan masyarakat. (*)

Advertisement
1 Comment

1 Comment

  1. PG SLOT

    May 31, 2022 at 7:50 am

    PG SLOT, slots on the web PG-SLOT.GAME No. 1, the easiest way to play PGSLOT slots, PG games break often, promotions, free credits, PG SLOT GAME, free bonuses every day. available 24 hours

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending