torajadaily.com

Galery

Tanpa Izin, Perusahaan Ini Leluasa Menambang Sungai di Toraja

TORAJADAILY.COM, RANTE TAYO – Alat berat milik PT. Sabar Jaya Pratama ini, kepergok petugas di bantaran Sungai Tapparan, Kecamatan Rante Tayo, Tana Toraja. Alat berat yang tengah melakukan penambangan itu ditinggal kabur operatornya saat mengetahui kedatangan petugas di lokasi.

“Nah ini Escapator punya PT. Sabar Jaya. Operatornya kabur ini karena tahu kita datang,” ujar salah seorang petugas Satpol PP Tana Toraja, saat memantau aktifitas di Bantaran Sungai belum lama ini.

Ternyata bukan kali ini saja petugas mendapati alat berat perusahaan yang berkantor di Rante Tayo itu beraktifitas di sungai Tapparan. Sebelumnya, Satpol PP Tana Toraja, bahkan menghentikan paksa aktifitas tambang ilegal yang dilakukan PT. Sabar Jaya, sebab merusak sawah warga.

“Ini sudah kali keempat. Bahkan kami pernah hentikan paksa karena laporan masyarakat,” sesal petugas.

PT. Sabar Jaya Pratama sendiri tidak membantah jika pihaknya melakukan aktifitas tambang galian C ilegal alias tanpa surat Izin. “Iya kami tidak punya izin. Sementara Ini kami dalam proses pengurusan,” aku Abdul Karim, kepala cabang PT. Sabar Jaya Pratama kepada petugas di Kantornya.

Menurut Karim penambangan itu untuk pemenuhan kebutuhan material yang akan digunakan pada beberapa proyek yang ditangani PT Sabar Jaya, baik di Tana Toraja maupun Toraja Utara. Kata Karim aktifitas yang dilakukan pihaknya juga sudah dilaporkan ke pemerintah kabupaten Tana Toraja.

“Kami telah berkoordinasi dengan badan lingkungan hidup terkait penambangan itu. Sebab,Tanpa material itu, kami kesulitan menyelesaikan pembangunan yang sementara dikerjakan,” kilahnya.

Sementara itu di lokasi yang sama petugas dari Kementerian Lingkungan Hidup wilayah Makassar dibantu Satpol PP, Badan lingkungan Hidup Tana Toraja dan Kepolisian, juga mendapati aktifitas tambang liar yang marak dilakukan warga setempat.

Disini, warga terdiri dari beberapa kelompok dan masing masing punya wilayah tambang. Mereka menambang menggunakan Genset dan Pipa untuk menyedot material dari dasar sungai.

“Kami sudah urus izin di kantor lembang (desa). Masing-masing kelompok punya wilayah,” kata beberapa warga saat diinterogasi petugas.

Namun disayangkan, meski secara terang terangan melakukan tambang ilegal, petugas tidak menindak para pelaku. Petugas hanya melakukan pendataan dan penyuluhan. Padahal, aktifitas ini berpotensi besar merusak lingkungan.

Terpisah kepala Badan Lingkungan Hidup Tana Toraja Daud Balalembang membenarkan pihaknya telah memberi keluasan kepada PT. Sabar Jaya Pratama untuk menambang. Hal itu kata Daud semata-mata untuk progres pembangunan di Tana Toraja.

“Setelah duduk bersama pemerintah diketahui PT Sabar Jaya kesulitan material. Nah, ini kan masalah dan kita tidak inginkan jika pembangunan di Toraja mandek. Tapi, itu hanya sementara saja” jelas Daud. (Atj)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top