Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Tekan Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak, Kejari Tana Toraja Beri Penyuluhan Hukum

Published

on

alterntif text

TODAY, MAKALE – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tana Toraja memberikan penyuluhan hukum terkait Pelecehan Seksual terhadap Anak di Ruang Pola Kantor Bupati Tana Toraja, Selasa, 30 April 2019.

Kegiatan ini merupakan kerja sama Kejari Tana Toraja dengan Pemkab Tana Toraja dengan yang diadakan oleh Klinik Hukum Universitas Hasanuddin Penduli Anak dengan mengangkat tema “Dari Toraja Untuk Anak Indonesia Yang Bebas Dari Kejahatan Seks”.

Dalam sambutannya, Kepala Kejari Tana Toraja, Jefri Penanging Makapedua menyampaikan, bahwa pencegahan terhadap kasus pelecehan seksual terhadap anak sangat diperlukan daripada penindakannya. Menurutnya anak merupakan generasi penerus keluarga dan bangsa sehingga perlu dilindungi dan dijaga.

“Pencegahan terjadinya pelecehan seksual terhadap anak juga merupakan langkah penting. Mereka adalah generasi penerus bangsa,” kata Jeffri.


Adapun pemateri pada kegiatan tersebut diantaranya Kasi Intel Kejari Tana Toraja, Andi Ardi Aman SH, Ketua LBH APIK, Rusmiati Sain SH serta Kepala Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan, Pakiding Karaeng SH.

Dikatakan Kasi Intel, kegiatan yang dilaksanakan oleh Klinik Hukum Unhas untuk lebih menjalin koordinasi dan sinergi untuk pencegahan terhadap pelecehan seksual dibawah umur. Khusus Tana Toraja kasus pelecehan seksual terhadap anak marak terjadi, bahkan sudah masuk zona merah.

“Kabupaten Tana Toraja sudah memasuki zona merah kasus pelecehan seksual terhadap anak. Berdasarkan data, kasus kejahatan seksual paling banyak di Toraja,” ungkap Kasi Intel.

Kegiatan turut dihadiri Sekda Tana Toraja, Semuel Tande Bura ini, diikuti oleh berbagai elemen masyarakat yang berjumlah 63 peserta. Acara juga diisi dengan sesi tanya jawab dan pemberian sertifikat oleh Ketua Klinik Hukum Unhas kepada pemateri. (*)



alterntif text

Advertisement


alterntif text

Advertisement

Facebook

Trending