Connect with us

Hukum & Kriminal

Terbukti Tempeleng Kadis PU Papua, JRM Dihukum Penjara 1,5 Bulan

Published

on

TODAY, MAKALE – Jhon Rende Mangontan (JRM) terdakwa kasus penganiayaan terhadap Kepala Dinas PUPR Papua, Djuli Mambaya (DjM) divonis penjara 1 Bulan 15 hari oleh Majelis Hakim.


Dalam persidangan yang digelar pada Rabu (15/) di Pengadilan Negeri Makale, JRM dinyatakan terbukti bersalah telah melakukan penganiayaan dengan cara menempeleng DjM.

“Iya, Majelis Hakim memvonis Bapak JRM penjaran 1 bulan 15 hari,” ujar Kasipidum Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Ringgi Sarungallo yang ditemui di kantornya Kamis, (16/8).

Dijelaskan Ringgi Vonis terhadap JRM lebih ringan dari Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sebelumnya JPU menuntut terdakwa penjara selama 3 Bulan.

Ia mengatakan, tuntutan terhadap Terdakwa berdasarkan hasil rentut dengan kejaksaan tinggi. Hal tersebut dilakukan karena kasus ini menjadi sorotan publik meski hanya kasus tersebut kecil.

“Semua unsur pertimbangan Jaksa diambil alih sama hakim. Atas putusan tersebut, terdakwa pikir-pikir. Kalau terdakwa banding JPU banding juga. Jadi tujuan peminadaan bukan untuk balas dendam,” jelas Ringgi.

Sebelumnya, dalam menjalani proses hukum, JRM telah ditahan Jaksa tiga pekan lamanya. Memasuki proses persidangan, permohonan terdakwa dikabulkan majelis hakim dengan menjalani tahanan rumah. JRM didakwa pasal 351 ayat 1 KUHP.

“Vonis yang dijatuhkan tentunya akan dipotong dengan masa tahanan yang telah dijalani terdakwa. Itu kembali ke majelis hakim,” pungkas Ringgi. (Atj)


Advertisement
Advertisement
alterntif text
Advertisement

Facebook

Trending