alterntif text
Hukum & Kriminal

Terindikasi Terjadi Korupsi, LSM Barak Desak Penegak Hukum Usut Proyek Pengadaan Tulisan "Toraya Maelo"

Landasan Proyek Pengadaan Papan Nama "Toraya Maelo"

TORAJADAILY.COM, MAKALE – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barak, Morning Zeth Taruktiku mendesak aparat penegak hukum segera menyelidiki proyek pengadaan papan nama “Toraya Maelo” di Objek Wisata Religi Burake (WRB). Dia mengatakan proyek tersebut terindikasi menimbulkan kerugian negara atau korupsi.

“Proyek ini kan tahun 2017. Nah kontraknya yang diperpanjang sampai 50 hari kelender sudah lewat tapi sampai sekarang belum selesai juga. Sementara anggarannya sudah cair 60 persen. Ini indikasinya kuat terjadi Korupsi,” tegas Morning usai melihat langsung lokasi proyek.

Ia juga menyayangkan sikap PPK serta Konsultan pengawas proyek tersebut. Menurutnya, dalam situasi seperti itu  harusnya sudah ada pemutusan kontrak.

“PPK cenderung mengabaikan perintah Perpres No. 54 Thn 2010 yang telah diubah dengan Perpres No.4 Thn 2015 pasal 93. Konsultan pengawas juga malah membiarkan. Ini ada apa. Kami minta aparat penegak hukum segera bertindak,” jelasnya.

Selain proyek pengadaan papan nama di Burake, Morning juga minta aparat menyelidiki proyek terbengkalai lainnya, seperti Kolam Makale.

Sebelumnya, proyek papan nama “Toraja Maelo” dengan anggaran Rp286.800.000– yang dikerjakan CV Naura Tri Konstruksi selaku pemenang tender ini, juga menuai sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tana Toraja. Pasalnya laporan yang diterima DPRD tidak sesuai fakta di lapangan.

“Laporan dari dinas realisasi fisik sudah 70 persen sementara serapan anggaran sudah mencapai 60 persen,” ungkap Wakil Ketua DPRD Tana Toraja, Kendek Rante kepada wartawan beberapa waktu lalu. (Atj)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

alterntif text

Trending

To Top