alterntif text
Pertanian

Tingkatkan Produksi, Dinas Pertanian Rehabilitasi 80 Hektar Tanaman Kopi

TORAJADAILY.COM, GANDASIL –  Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan merehabilitasi 80 hektar Tanaman Kopi se-Tana Toraja. Langkah ini sebagai upaya guna meningkatkan produksi kopi para petani.

Rehabilitasi meliputi, penyiangan, pemangkasan kopi percontohan tanaman perkebunan yang dilakukan melalui pola padat karya. Sebagai langkah awal, rehabilitasi dicanangkan di Lembang Gandangbatu, Kecamatan Gandangbatu Sillanan.

“Tujuan kita untuk meningkatkan produksi kopi masyarakat. Yang dilakukan seperti memberantas Hama Gulma, mengurangi cabang dan menggali lubang yang mana jika tidak dilakukan akan menghambat produksi kopi,” ujar Kepala Dina Pertanian dan Perkebunan Tana Toraja, Haris Paridi, Jumat (9/3/2018)

Selain upaya peremajaan kopi kata Haris, pihaknya juga mengupayakan pengusuluan bantuan ke Provinsi dan Pusat. Alhasil bantuan yang masuk diantaranya Pupuk dan perangkap buah.

“Di Lembang Gandangbatu terdapat 10 hektar tanaman kopi. Kita mengajak petani menanam secara modern. Yang masih menjadi masalah persoalan pasar. Para petani kopi di Gandangbatu masih bergantung pada Tengkulak,” jelasnya.

Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae, yang membuka langsung pencanangan itu mengatakan, apa yang dilakukan ini, dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Hal itu jelas Nico, sejalan dengan salah satu tagline pemerintah Kabupaten Tana Toraja “Jangan Biarkan Rakyatku Lapar”.

“Meningkatkan pendapatan dengan memberdayakan petani kopi melalui padat karya. Saya minta dinas pertanian mohon petani kopi disini dimbing degam baik,” harap Nico.

Menjawab kendala yang dihadapi Dinas pertanian terkait pasar, orang nomor satu di Tana Toraja itu mengajak warganya membentuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). “Mari kita memperkuat Bumdes untuk bisa menangkap itu. Jangan tergantung dengan tengkulak,” kata Nico memberi solusi.

Rencananya tahun 2018 ini, dinas pertanian akan menyebar rehabilitasi tanaman kopi di beberapa kecamatan yang memiliki potensi kopi bagus. Diantaranya, Rembon, Bittuang, Makale Selatan. (Atj)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

alterntif text

Trending

To Top