Connect with us
alterntif text

Peristiwa

Warga Sipil Asal Toraja Dilaporkan Tewas di Yahukimo

Published

on

Mika Simon Parubak Dilaporkan Tewas di Yahukimo
alterntif text

TODAY, MAKALE – Seorang warga sipil atas nama Mika Simon Parubak dilaporkan menjadi korban penganiayaan hingga tewas di wilayah Kabupaten Yahukimo, Papua.

Diungkap Moses, salah seorang kerabat dekat korban, bahwa Mika Simon Parubak berasal dari Sapan, Kecamatan Buntu Pepasan, Toraja Utara. Mika dikabarkan menjadi korban dalam konflik sektarian di Pegunungan Yakohimo pada Minggu 1 September 2019 dan hingga kini jenazahnya belum bisa dievakuasi.

“Adik Almarhum dan keluarga di Sapan, Toraja Utara sangat mengharapkan bantuan Ambe’/Indok’ dan siulu’ solanasang. Mohon bantuan apabila ada bapak, ibu, saudara yang berdekatan disana,” kata Moses yang juga kader Partai besutan Grace Natali.

Sebelumnya dilansir Seputarpapua.com dari Antara, Selasa (3/9) Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, ada lima orang pendulang emas ditemukan tewas diduga dianiaya di wilayah Kabupaten Yahukimo, Papua.


Dugaan sementara, lanjut Dedi, para korban diserang pelaku dengan menggunakan panah, tombak dan parang.

“Informasi awal, lima orang yang diperkirakan tewas,” kata Brigjen Dedi di Mabes Polri, Jakarta.

Hingga kini belum diketahui pasti apa Mika termasuk dari lima orang korban yang diperkirakan tewas dianiaya.

Untuk diketahui buntut dari peristiwa tersebut, 47 warga sipil yang diduga pendulang di pedalaman antara Kabupaten Yahukimo, Pegunungan Bintang, Asmat dan Boven Digoel telah dievakuasi ke Tanah Merah, ibu kota Kabupaten Boven Digoel.

47 orang berhasil dievakuasi dengan menggunakan long boat (perahu motor panjang). Tiga orang diantaranya harus mendapat perawatan medis di RSUD Tanah Merah akibat luka luka yang dideritanya.

Tak hanya itu, TNI juga mengirim Helikopter ke kabupaten Boven Digoel untuk mengevakuasi pendulang emas tradisional yang dilaporkan selamat dari pembantaian di sekitar perbatasan Kabupaten Yahukimo, Papua.

Dari laporan TNI ada 273 warga pendatang yang takut dibantai di Yahukimo telah mengungsi ke Kabupaten Boven Digoel. (atj)


Advertisement
alterntif text
2 Comments

2 Comments

  1. oprol evorter

    September 9, 2019 at 8:16 am

    Some genuinely wonderful info , Glad I observed this.

  2. Crave Canada

    September 15, 2019 at 5:45 am

    I do agree with all the ideas you have presented in your post. They are very convincing and will certainly work. Still, the posts are too short for novices. Could you please extend them a little from next time? Thanks for the post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


alterntif text

Advertisement
Advertisement

Facebook

Trending