Connect with us

EVENT

250 Personel Polisi Jaga Kongres XXXVIII GMKI di Tana Toraja

Published

on

Ketua Umum Panitia Kongres GMKI Theofilus Allorerung didampingi Ketua Harian Panitia Yohanis Lintin Paembongan, Sekretaris Umum PP GMKI Michael Anggi dan Koordinator Pubdok Bertus Dwipe,

TODAY, MAKALE – Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) juga menjadi perhatian penuh panitia Kongres XXXVIII Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) di Tana Toraja.

Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung selaku Ketua Umum Panitia Nasional Kongres XXXVIII GMKI mengungkap sebanyak 250 personel Polres Tana Toraja dilibatkan untuk pengamanan.

“Sebanyak 250 personel kita diturunkan menjaga kamtibmas. Ada juga dicadangkan back up Brimob jika memungkinan. Jika nanti pak Presiden hadir tentu pengaman sepenuhnya diambil alih TNI,” ujar Theofilus saat konferensi pers didampingi Ketua Harian Panitia Yohanis Lintin Paembonan, Sekretaris Umum PP GMKI Michael Anggi dan Koordinator Pubdok Bertus Dwipe, di gedung Tammuan Mali’ Makale, Sabtu (19/11).

Dijelaskan Theofilus untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan selama pelaksanaan kongres personel polisi akan melakukan pengaman hingga malam hari.

“Pengamanan akan rutin Patroli malam. Demikian juga kita lakukan pembatasan-pembatasan kegiatan masyarakat di jantung kota Makale.
Kamtibmas ini lebih daripada partisipasi masyarakat,” jelasnya.

Baca juga:

Kongres XXXVIII GMKI digelar 22-30 November 2022. Seluruh kegiatan dipusatkan di gedung Tammuan Mali’ Makale, kecuali acara pembukaan di bandara Pongtiku, Rantetayo.

Orang Nomor satu di Indonesia, Jokowi diagendakan hadir langsung membuka kegiatan akbar dua tahunan kelompok Cipayung itu.

Diperkirakan kongres akan dihadiri sekitar 1500 kader GMKI dari 118 cabang yang tersebar di kota-kota perguruan tinggi di berbagai provinsi di Indonesia. Jumlah ini diluar dari senior GMKI sekitar 400 orang.

“Secara umum persiapan sudah 80 persen, tinggal pengaturan pengaturan saja pada saat hari H nanti. Panitia telah berupaya mempersiapkan kebutuhan seluruh peserta,” kata Bung Theo sapaan akrabnya.

Selain itu, sederet pejabat negara juga diundang hadir diantaranya Menteri Keuangan, Menteri pertanian, Menteri Investasi, Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Hukum dan HAM.

Sementara Menko Polhukam, Jaksa Agung akan menjadi pemateri pada saat studi meeting.

“Kita undang juga semua bakal calon presiden,” pungkas Theofilus.(Atjong)

Trending