Connect with us

Advetorial

Apresiasi Praya PPGT di Bittuang, Theofilus Minta Kader Siap Utus Berkreasi dan Berinovasi

Published

on

Bupati Theofilus bersama Tamu Undangan Praya PPGT XI

TODAY, BITTUANG — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja mengapresiasi Pertemuan Raya (Praya) Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) XI yang digelar di Lembang Pali’, Kecamatan Bittuang, Tana Toraja.

Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung mengungkap jika panitia pusat tak salah memilih Bittuang sebagai lokasi pelaksanaan Praya.

Bupati Theofilus bersama Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar dan Ketua BPS Pdt. Alfred Anggui

Sebab, menurut Theofilus kecamatan yang berada di wilayah bagian barat Tana Toraja memiliki potensi alam yang sangat menjanjikan. Antara lain wisata kopi, air terjun, sumber air panas serta berbagai kerajinan hasil tangan masyarakat setempat.

“Bittuang merupakan anugerah Tuhan yang sangat luar biasa,” kata bung Theo sapaan akrabnya saat menyambut peserta Praya PPGT XI di acara pembukaan, Senin (4/7).

Bupati Theofilus bersama Undangan Lepas Burung Tandai Pembukaan Praya PPGT XI

Orang nomor satu di kabupaten Tana Toraja itu berharap sumber daya alam yang dimiliki Bittuang dapat memberikan inspirasi bagi seluruh kader PPGT, bagaimana bisa mengolah potensi-potensi yang ada di Bittuang.

Selain itu, Theofilus juga menekankan PPGT harus siap berkreasi dan berinovasi agar dapat menjadi saluran berkat bagi Gereja, bangsa dan negara.

“Karena hanya lewat itulah PPGT juga bisa memelihara keberagaman yang ada, dan berbuat bagi generasi yang akan datang. Pesan saya Praya berikutnya agar diisi pameran-pameran hasil kreatifitas dan inovasi dari PPGT, baik di dalam maupun dari luar negeri,” kata mantan Inspektur Pemprov Sulsel itu.

Senada dengan Wakil Bupati dr Zadrak Tombeg. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Praya PPGT XI.

Menurut dia kegiatan tersebut dapat membentuk karakter berbudi luhur para kader-kader siap utus itu.

“Mengapresiasi dan mendukung Praya, kiranya dapat terbentuk karakter yang berbudi luhur, menghormati keanekaragaman, sebagai generasi penerus bangsa yang tangguh dimasa depan,” kata Zadrak, Rabu (6/7).

Wabup Zadrak Bersama Kader Siap Utus

Praya PPGT 2022 mengusung tema “Pluralisme” merupakan manifestasi pesta iman pemuda Gereja Toraja, yang digelar dari tanggal 4-8 Juli 2022 mendatang. Sekitar 20.000 lebih kader siap utus dari 95 Klasis, 17 Provinsi bertemu, beraksi, berkreasi, belajar, bergotong royong.

Acara pembukaan berlangsung meriah dengan berbagai atraksi defile yang menonjolkan kearifan lokal asal peserta.

Hadir Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, Forkopimda dan OPD Tana Toraja dan Toraja Utara Anggota DPRD Provinsi Sulsel Jhon Rende Mangontan, Ketua PMTI, Mayor Jenderal TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa.

Kemudian Pimpinan ormas dan OKP serta OIG, badan dan lembaga milik gereja Toraja, wakil dari PGI dan denominasi lainnya.

Tak hanya itu, bendahara umum PP GP Ansor Addin Jauharuddun hingga
Staf Khusus Kepresidenan, Gracia Billy Josaphat Jobel Mambrasar juga hadir.

Defile Peserta Praya PPGT XI

Ketua Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja Pdt. Alfred Anggui dalam sambutannya menyampaikan, bahwa 75 tahun gereja Toraja telah hadir di 17 provinsi. Oleh karena itu, Gereja Toraja kata Alfred sudah saatnya untuk tidak hanya memikirkan keberadaan pelayanannya saja tetapi juga sudah saatnya berperan aktif memikirkan  kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tari Pagellu dipentaskan saat Pembukaan Praya PPGT XI

Dalam kesempatan itu Pdt. Alfred juga menitip pesan kepada Presiden Jokowi akan potensi kader pemuda gereja Toraja untuk siap mengabdi  kepada bangsa dan negara.

“Bung Billy Mambrasar sampaikan ke bapak presiden bahwa ada puluhan ribu kader siap utus PPGT yang siap mengabdi, merawat dan menjaga Indonesia,” kata Pdt. Alfred. (*)

Trending