Connect with us

Pemerintahan

Bayar Hutang ke Kontraktor, Pemkab Tana Toraja Alokasikan Rp 25 Miliar

Published

on

Dok/ Bupati Theofilus saat Diskusi Bersama Pastor Reina

TODAY, MAKALE – Kontraktor di Tana Toraja, khususnya yang memiliki piutang kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akhirnya bisa bernafas lega. Pasalnya Pemkab Tana Toraja telah mulai melakukan proses pembayaran.

Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung membenarkan hal ini. Ia mengatakan telah menyiapkan anggaran tahun 2022 ini sebesar Rp 25 miliar untuk membayar kewajiban Pemkab itu.

“Iya Rp 25 miliar kita siapkan untuk bayar hutang,” ungkap Theofilus kepada torajadaily, di rujab bupati belum lama ini.

Baca juga

Tahun 2022 Pemkab Tana Toraja Target PAD Rp 125 Miliar

Beban hutang Pemkab ke pihak rekanan diperkirakan mendekati angka Rp 100 miliar. Namun, menurut Theofilus jumlah tersebut masih akan ditinjau lagi dengan melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“BPK akan turun untuk kembali mereview, biar jelas mana hutang sebenarnya mana yang bukan,” tegas Theofilus yang pernah menjabat Kepala Inspektorat Provinsi Sulsel.

Sebelumnya, Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Tana Toraja Margaretha Batara mengatakan jika saat ini pihaknya sementara melakukan proses pembayaran hutang kepada kontraktor.

Ia mengungkap anggaran yang dialokasikan itu belum cukup untuk membayar total hutang pemerintah dari beberapa tahun lalu.

“Itu (Rp 25 M) baru sebagian saja (bayar utang). Semuanya (utang) akan dibayarkan secara bertahap,” katanya.

Disisi lain, adanya beban hutang yang ditanggung oleh pemerintah saat ini, tentu berdampak pada akselerasi pembangunan di kabupaten Tana Toraja. Sebab, banyak program yang sedianya akan dilaksanakan, namun tertunda akibat anggaran dialihkan untuk membayar hutang.

Diketahui persoalan hutang bukanlah kali pertama dihadapi oleh Theofilus. Periode pertama bupati (2010-2015), ia juga menuntaskan hutang pemerintahan sebelumnya sekitar Rp 30 miliar. (Atjong)

Trending