Connect with us

Pemerintahan

Bupati dan Wabup Tana Toraja Jadi Rule Model Wajib Pajak

Published

on

Foto: Kepala KPP Pratama Palopo, Bupati dan Wabup

TODAY, MAKALE – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Palopo menjadikan Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung dan Wakil Bupati, dr Zadrak Tombeg sebagai rule model wajib pajak.

Tujuannya agar supaya ASN pun warga memiliki kesadaran melaporkan laporan SPT PPh.

Kepala KPP Pratama Palopo, Khris Rolanto mengatakan, untuk mendorong meningkatkan pelaporan SPT, menjadikan Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja menjadi rule model merupakan strategi yang sangat baik, dimulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Tana Toraja.

“Sebenarnya pelaporan di Tana Toraja cukup baik, tapi masih ada hal yang masih perlu ditingkatkan. Maka dari itu menjadikan Bupati dan Wakil sebagai rule model untuk mendorong masyarakat meningkatkan SPT,” katanya, Kamis, 17 Februari.

Khris mengungkapkan, tenggat waktu untuk melaporkan SPT pada 31 Maret 2022. Sehingga, pihaknya mengimbau agar masyarakat yang belum melaporkan SPT untuk segera melaporkan.

“Kita harapkan masyarakat agar melaporkan SPT sebelum tenggat waktu yang ditentukan. Bisa datang ke kantor, bisa juga mengakses e-filing,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Tana Toraja, Theofilus Allulerung mengutarakan, pajak sangat berarti bagi pembangunan daerah. Dirinya memerintahkan ASN dan masyarakat wajib pajak agar segera melaporkan SPT sesuai jadwal.

“Kita ketahui, pajak ini menjadi tulang punggung dalam pembangunan daerah. Membangun rumah sakit, sekolah dan jalan. Jadi, ASN maupun masyarakat segera laporkan SPT ke kantor pajak,” ajaknya (Ary)

Trending