Connect with us

Peristiwa

Dinsos Toraja Utara Upayakan Korban Kebakaran di Rindingallo Dapat Santunan Kemensos

Published

on

TODAY, RANTEPAO – Kebakaran di Dusun Dumbia, Lembang Rindingallo, Kecamatan Rindingallo, Toraja Utara pada Sabtu (19/9) malam, menelan satu korban jiwa.

Korban bernama Lista. Bocah perempuan berusia 4 tahun itu adalah anak dari Simon Komi.

Atas kejadian ini, Dinas Sosial Toraja Utara akan mengupayakan santunan kematian dari Kemensos RI, yang akan diberikan kepada orang tua korban.

Sekaitan upaya tersebut, Kabid Linjamsos Dinsos Toraja Utara Yola mengatakan pihaknya telah melakukan assessment dan berkoordinasi dengan Kepala Lembang.

“Jadi kami meminta kepala lembang untuk segera memberikan laporan kepada kami mengenai kejadian bencana dilengkapi dengan kronologis. Nah dasar ini yang akan kami kirimkan ke Kementrian Sosial agar kami bisa membuatkan proposal mendapatkan bantuan santunan kematian kepada ahli waris korban,” ucap Yola kepada torajadaily yang dikonfirmasi melalui selulernya, Minggu (19/9) sore.

Selain itu, menurut Yola pihaknya telah menyerahkan bantuan tanggap darurat dan juga akan tetap melakukan pendampingan untuk mengurangi trauma yang dirasakan oleh keluarga korban akibat kejadian tragis tersebut.

“Teman pendamping kami kan ada di lapangan bersama dengan kepala lembang jadi nanti kami bersinergi supaya korban ini bisa pulih dari trauma,” kata Yola.

Tak hanya menelan korban jiwa dan luka, kebakaran yang dipicu lilin itu juga menghanguskan rumah serta seluruh harta benda milik Simon Komi.

“Berkas pasti hangus, jadi kami meminta bantuan kepada kepala lembang untuk menguruskan agar persuratan administrasi kependudukan dan sebagainya dari korban ini bisa ada dan dicetakkan kembali. Dan itu juga menjadi dasar kami yang akan dikirim ke Kementrian Sosial, karena yang kami butuhkan adalah kartu keluarga, akte kelahiran anak dan lain sebagainya,” jelas Yola.

Terpisah, Kepala Lembang Rinding Allo Destianto Matasak mengatakan, pihaknya akan siap bekerja sama dengan Dinsos Toraja Utara agar korban bisa mendapat bantuan santunan kematian dari Kemensos.

“Nanti setelah penguburan itu baru diurus, yang dimintai itu data-datanya ini korban yang akan diajukan ke Kemensos dan kita belum panjang kali lebar membahas tadi sebab kita lihat kondisi tadi masih sibuk dan itu kita akan tetap berkoordinasi,” ucap Destianto Matasak. (Devid)

alterntif text

Trending