Connect with us

Parlemen

JRM Reses di Tondon Mamullu, Warga Curhat Soal Sampah Menumpuk

Published

on

TODAY, MAKALE – Warga di Kelurahan Tondon Mamullu, Kecamatan Makale, Tana Toraja mulai diresahkan dengan sampah yang menumpuk disepanjang jalan di wilayah setempat.

Hal ini diungkap warga dalam Reses Anggota DPRD Provinsi Sulsel Jhon Rende Mangontan (JRM) di Wisma Bukit Indah Mamullu, Makale, Selasa, 7 Desember 2021 siang.

Warga menyampaikan, sampah yang menumpuk di bak sampah di pinggir jalan sudah sangat mengganggu kenyamanan mereka. Selain Aroma menyengat warga juga khawatir bisa menimbulkan penyakit.

“Sampah di poros Tondon Mamullu sudah 2 minggu tidak diangkut, sudah sangat mengganggu. Apalagi ditengah – ditengah pemukiman. Tolong pak dewan bisa difasilitasi ke Pemda untuk mengatasi,” ungkap Warga.

Sebelumnya sampah berbagai jenis ini rutin diangkut oleh petugas kebersihan Pemkab Tana Toraja. Namun, dalam beberapa pekan terakhir tidak lagi diangkut hingga menumpuk di bak penampungan sampah yang ada di jalan poros Tondon Mamullu.

Informasi diperoleh sampah tak kunjung diangkut ke TPA lantaran truk pengangkut sampah yang bertugas khusus di wilayah Mamullu dalam kondisi rusak.

Menanggapi keluhan warga, JRM mengatakan persoalan sampah memang kerap menjadi sorotan. Sampah menumpuk, lanjut JRM akan mengurangi keindahan kota, sebab terlihat kumuh. Apalagi wilayah Tondon Mamullu berada tak jauh dari jantung Tana Toraja sebagai daerah tujuan wisata.

“Kalau memang ada tenaga, saya bisa siapkan beberapa truk untuk mengangkut sampah. Tapi jangan juga pemerintah lalai dengan tugasnya,” katanya memberi solusi.

Sementara itu, Camat Makale Letris Parubak menyampaikan, yang hadir di kegiatan reses mengajak seluruh masyarakat Tondon Mamullu agar dapat sementara membantu pemerintah mengatasi persoalan sampah.

Ia mencontohkan jenis sampah plastik bisa langsung dibakar di rumah masing – masing tanpa harus dibawa ke bak sampah. Kemudian jenis sampah sisa makanan bisa diberikan kepada warga yang memelihara ternak.

“Dengan demikian bisa mengurangi volume sampah. Pemerintah sudah berupaya mengatasi persoalan sampah tapi apa boleh buat kondisi yang kita alami sekarang ini tak memungkinkan,” jelas Letris.

Reses kali keempat JRM di wilayah Makale ini diikuti ratusan warga yang didominasi kaum ibu. Turut hadir Lurah Tondon Mamullu, Daniel Tanding.

Selain sampah, warga juga menyampaikan aspirasi berbagai kebutuhan, seperti perbaikan Infrastruktur, bantuan alat pertanian dan pupuk bersubsidi.

Trending