Connect with us

EVENT

Kandora Fair Kembali Digelar November 2022

Published

on

Panorama alam dari puncak Buntu Kandora

TODAY, MENGKENDEK – Event pariwisata Kandora Fair kembali digelar pada 5 November 2022 mendatang, di bawah kaki Buntu Kandora, tepatnya di Desa Wisata Potok Tengan, Lembang Palipu, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja.

Berbeda dari sebelumnya, Kandora Fair 2022 kali ini bakal menyuguhkan nuansa yang baru, yang mana didominasi pertunjukan musik, dan pameran UMKM dengan mengusung tema “local brands, local heroes”.

Acara ini merupakan kolaborasi masyarakat di Desa Wisata Potok Tengan sebagai tuan rumah bersama Rockopi, Digi, dan Bukajalur.

Kandora Fair juga menghadirkan panggung yang akan diisi oleh para penampil dari berbagai daerah di Sulawesi.

“Panggung ini untuk rekan-rekan musisi yang mau merasakan sensasinya manggung di Toraja, khususnya dalam wilayah Desa Wisata. Kandora Fair juga hadir untuk menunjukkan kalau Toraja bukan hanya sekedar tempat untuk berwisata, tapi juga untuk menampilkan kreatifitas dan kita terbuka untuk hal itu,” ungkap Bobby Fernando Sosang, ketua pelaksana Kandora Fair 2022.

Data panitia, sebanyak 15 band akan hadir di panggung Kandora Fair di awal November nanti, setelah melewati kurasi oleh panitia pelaksana.

“Ada sekitar 30 band submit yang mengirimkan karyanya, tapi setelah kita kurasi, 15 band ini yang menurut kita tepat untuk bersanding di panggung Kandora Fair nanti, ada dari Toraja, Palopo dan juga Makassar. Ini bukan panggung kompetisi, tapi ini panggung apresiasi atas karya dari setiap band yang tampil,“ jelas Bobby.

Sementara itu, Indra Setiawan, panitia lainnya mengatakan, bahwa selain akan diisi dengan pertunjukan musik, venue Kandora Fair juga akan diramaikan oleh beberapa brand lokal khususnya clothing.

“Kita concern dengan clothing karena produk ini yang biasanya paling umum dan paling mudah untuk menjadi pembawa identitas kita, baik itu sebagai tujuan wisata atau komunitas, dan brand lokal ini yang menjadi promosi kita keluar daerah,” katanya.

Menurut Indra, aksi kolektif bersama para penggerak lokal dan komunitas di sekitar Sulawesi Selatan ini bertujuan tidak hanya untuk memperkenalkan diri namun juga untuk memperluas koneksi antar daerah. “Tentunya hal ini untuk menstimulus dan memotivasi rekan-rekan pemuda untuk aktif dan kreatif dalam berkarya di daerah dan membantu mengembangkan industri kreatif,” imbuhnya. (*)

Trending