Connect with us

Hukum & Kriminal

Kepala PDAM Toraja Utara Tersangka Kasus Dugaan Korupsi

Published

on

Kasi Intel Ariel Pasangkin
alterntif text

TODAY, MAKALE – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tana Toraja menetapkan Kepala PDAM Toraja Utara Markus Leppang sebagai Tersangka kasus dugaan korupsi.

Ia diduga menyalahgunakan anggaran dana hibah program air minum perkotaan.

Kasi Intel Kejari Tana Toraja Ariel Pasangkin mengungkap, bahwa Markus ditetapkan Tersangka pada 29 Juli 2021 lalu.

“Dari Hasil Audit Penghitungan Kerugian Negara Inspektorat menemukan kerugian Negara sebesar Rp 1.790.820.700. Tersangka diduga melanggar UU No 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi,” ungkap Deny, di Kantor Kejari Makale, Selasa, 3 Agustus 2021.

Diketahui PDAM Toraja Utara menerima dana hibah program air minum dari Pemerintah pusat pada Tahun Anggaran 2017, 2019 dan 2020.

Denny menjelaskan bantuan pemerintah pusat tersebut didalamnya terdapat penyertaan modal dari Pemkab Toraja Utara.

“Jadi (program) dikerjakan dulu mengunakan uang pemerintah kabupaten Toraja Utara setelah kegiatannya selesai baru diganti pemerintah pusat. Makanya Inspektorat kita gandeng melakukan audit kerugian negara,” bebernya.

Kendati telah ditetapkan sebagai Tersangka, namun hingga kini Penyidik belum melakukan penahanan terhadap Markus.

“Tersangka belum kita tahan karena penyidik masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan saat ini masih berjalan (berproses),” pungkasnya. (Atjong)

alterntif text
alterntif text

Trending