Connect with us

Pemerintahan

Kumpulkan OPD dan Camat, Bupati Theofilus Instruksikan Ini

Published

on

Bupati pimpin rapat dikuti seluruh OPD dan Camat

TODAY, MAKALE – Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung meminta jajarannya mulai merancang program yang akan dilaksanakan pada tahun 2023 mendatang.

Hal tersebut disampaikan langsung bupati saat rapat dengan seluruh OPD dan Camat di gedung Tammuan Mali’, Makale, Sabtu, 30 April 2022.

“Mulai merancang program tahun 2023 basicnya harus berdasarkan hasil Musrenbang dan berbicara perspektif pariwisata. Tahun ke 3 RPJMD apa yang akan masuk di RKP kita,” instruksi Theofilus.

Baca juga:

Pemkab Tana Toraja Libatkan Penegak Hukum Dalam Pelaksanaan DAK Fisik Pendidikan

Dalam rapat ini, Theofilus juga mengungkap hasil pertemuannya dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Dimana, dalam pertemuan tersebut mencuat program besar yang akan dirancang Kementan.

“Kemarin saya bertemu Mentan, diskusikan bagaimana kita membangun pertanian berbasis pariwisata. Ini butuh hamparan yang luas,” katanya.

Dijelaskan, kedepannya pemerintah tidak lagi berbasis bantuan, tetapi melalui kredit usaha rakyat (KUR), sebab bantuan tidak bisa mengangkat perekonomian. Misalnya bantuan 100 ekor kerbau setiap kelompok, tidak berdampak signifikan terhadap petani.

Menurut bupati pemerintah hanya memfasilitasi pembangunan jalan tani, embung serta alsintan.

“Di Kementan tersedia dana KUR Rp 72 Triliun. Kalau diberikan KUR tetap didampingi hingga pemasaran. Mohon juga dirancang pusat pembibitan kopi, ini sangat direspon para Dirjen. Kita sudah punya sertifikasi kopi Perindingan dan Santung, upayakan sertifikasi yang lain,” jelas mantan Kepala Inspektorat Sulsel ini.

Menindak lanjuti hasil pertemuan tersebut, Bupati meminta Camat segera turun mensosialisasikan ke masyarakat. Camat juga diminta untuk mengantisipasi munculnya petani dadakan, yabg tak punya keahlian bertani, tapi mengambil KUR.

“Habis lebaran ini tim dari kementrian Pertanian akan turun. Sekalian Camat juga yakinkan masyarakat bahwa sudah bisa mengelola hutan produksi melalui kelompok perhutanan sosial,” jelasnya.

Selain pertanian, dalam rapat Bupati juga menyampaikan beberapa hal penting, diantaranya pembangunan pariwisata, pemanfaatan lahan pekarangan untuk menunjang kabupaten sehat, serta hasil audit yang dilakukan BPKP.

“Terakhir saya minta semua bekerja sesuai tupoksinya,” tegasnya. (*)

Trending