Connect with us

Pemerintahan

Pemkab Tana Toraja Lauching Identitas Kependudukan Digital

Published

on

TODAY, MAKALE – Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melaunching Identitas Kependudukan Digital (Digital ID), Rabu, 2 November 2022.

Launching dilakukan langsung oleh Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung didampingi Wabup Zadrak Tombeg dan
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Andarias Saranga, yang digelar di Taman PKK, Makale.

Dalam sambutannya, Bupati menerangkan manfaat adanya identitas kependudukan digital bertujuan menghindari terjadinya pemalsuan data kependudukan. Selain itu dapat mempercepat setiap transaksi pelayanan publik.

“Namun, disamping itu tentu masyarakat juga masih membutuhkan idetitas bentuk fisik (kartu KTP) yang dimana jika hal-hal yang tidak dinginkan terjadi seperti kehilangan smartphone dan disaat ingin melakukan layanan KTP digital tentu itu akan sulit. Iya kita butuhkan asas kemanfaatan didalam penggunaan secara digital dimana ada terkoneksi satu dengan kebutuhan yang lain oleh karena itu layanan akses trans kependudukan kita ini. Saya berharap terus di benahi sehingga identitas-identitas kependudukan kita makin bagus,” ucap Theofilus.

Launching identitas kependudukan digital dihadiri Kajari Tana Toraja, Ketua DPRD Tana Toraja, Kapolres Tana Toraja, Danramil 1414 Tana Toraja, serta pimpinan OPD, serta Ketua TP PKK Tana Toraja.

Untuk tahap awal Digital ID akan diujicobakan untuk bupati, wakil bupati, Forkopimda, dewan pimpinan OPD, ASN kemudian masyarakat.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Andarias Saranga menuturkan Digital ID merupakan transformasi dari identitas berbentuk fisik. Dimana, jika selama ini kita masih mengunakan dokumen fisik seperti KTP, KK, dan dokumen lainnya, tapi dengan adanya teknologi ini, maka hanya dengan smartphone saja sudah dapat membuktikan identitas diri.

“Teknologi ini memiliki QR code (quick response) yang ada dalam aplikasi Digital ID sehingga mempercepat menampilkan data seseorang orang. Seperti contoh layanan di bandara, seseorang cukup dengan menunjukkan QR code di smartphone ke petugas untuk registrasi atau layanan lainnya,” jelasnya.

Untuk menggunakan identitas kependudukan digital dapat di download melalui play store bagi pengguna smartphone android. Syaratnya minimal android versi 8.

“Semua dokumen-dokumen yang terintegrasi dengan NIK itu akan muncul didalam dan sekarang yang sudah ada itu NPWP, status kepegawaian, dan kartu vaksin,” jelas Andarias.

Usai launching Digital ID dilanjutkan dengan penandatangan perjanjian kerja sama antara TP PKK Tana Toraja dengan 5 OPD. Isinya, PKK Tana Toraja akan memberikan edukasi pengurusan dokumen pencatatan sipil di tingkat kecamatan hingga lembang/ kelurahan. Sementara OPD memanfaatkan data kependudukan untuk mengakses secara langsung data kependudukan yang dibutuhkan.

Sebagai informasi, di Tana Toraja secara umum presentase kinerja perekaman dan percetakan KTP elektronik saat ini baru mencapai 91%, sementara kepemilikan akta kelahiran usia 0-18 tahun 96% dari 5 kecamatan 60 lembang/ kelurahan yang telah tervalidasi. Jadi masih tersisa 14 kecamatan, 99 lembang/ kelurahan lagi. (Devid)

Trending