Connect with us

Hukum & Kriminal

Polisi Bentuk Tim Khusus Ungkap Kasus Penemuan Mayat Bayi Tanpa Kepala di Mengkendek

Published

on

Polisi Olah TKP, Minggu (3/4)

TODAY, MAKALE – Kasus penemuan mayat bayi laki laki tanpa kepala di Kelurahan Rantekalua, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, Selasa (5/4) belum terungkap.

Siapa orang tua atau pelaku pembuang bayi dengan ari ari masih menempel hingga saat ini masih menjadi misteri.

Pihak kepolisian bekerja ekstra berupaya mengungkap kasus tersebut melalui serangkaian penyelidikan dengan membentuk tim khusus.

“Kita membentuk tim menyelidiki kasus ini,” kata Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP S. Ahmad di Mapolres Tana Toraja, Senin (4/4) siang.

Selain itu, polisi ini juga masih berupaya mencari potongan tubuh bayi yang diduga tak jauh dari lokasi ditemukan pertama kali.

Pihak kepolisian menduga bayi malang itu hasil hubungan gelap, yang kemudian dibuang ke lokasi yang jauh dari pemukiman warga setelah dilahirkan.

Dalam penyelidikan, sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan oleh Polisi terkait kasus tersebut.

“Tiga saksi sudah kita periksa. Intinya kita terus menyelidiki. Kita juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial,” ungkap Ahmad.

Diketahui, kasus mayat bayi tanpa kepala pertama ditemukan oleh seorang Mahasiswa IAKN Toraja bernama Yosafat (19). Saat itu, ia sedang duduk di teras kosnya dan melihat ada tiga ekor anjing menggigit sesuatu mirip boneka di halaman kos.

Namun, setelah ia melihat lebih dekat ternyata potongan tubuh bayi. Yosafat kemudian memanggil teman kosnya lalu melapor ke Polsek Mengkendek.

Setelah melakukan olah TKP, mayat bayi kemudian dibawa ke RSUD Lakipadada untuk divisum. (Atjong)

Trending