Connect with us

Pemerintahan

Sekolah Tatap Muka Sudah Bisa Dilaksanakan di Tana Toraja, Begini Ketentuannya

Published

on

Wakil Sekretaris Tim Satgas Covid-19 Tana Toraja drg. Andriana Saleng

TODAY, MAKALE – Setelah beberapa bulan lebih diliburkan, kini sekolah tatap muka sudah dapat dilaksanakan kembali di Tana Toraja.

Wakil Sekretaris Tim Satgas Covid-19 Tana Toraja drg. Andriana Saleng membenarkan hal ini.

Dia mengatakan kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung tanggal 7 September 2021 terkait perpanjangan PPKM level 3.

“Iya benar, berdasarkan surat edaran bapak bupati,” kata Adriana, Rabu (8/9) sore.

Kendati sudah diperbolehkan, namun pihak sekolah yang ingin melaksanakannya harus mengikuti ketentuan.

“Untuk tingkatan SD, SMP, SMA dan SMK sederajat ketentuannya kapasitas ruang kelas harus 50 persen dari jumlah siswa. Khusus PAUD dilaksanakan maksimal 33 persen dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter di dalam ruang kelas,” terang Adriana.

Dalam surat edaran bupati, tak hanya sekolah dilonggarkan. Pelaksanaan ibadah dan kegiatan sosial kemasyarakatan seperti Rambu Tuka’ dan Rambu Solo’ pun juga diperbolehkan dengan ketentuan.

Khusus pelaksanaan ibadah hanya boleh diikuti maksimal 25 atau 50 persen sementara pelaksanaan Rambu Tuka’ dan Rambu Solo’ digelar maksimal 50 persen atau hanya dihadiri 50 orang tanpa menyediakan hidangan makan dan minum di lokasi kegiatan.

Adriana berharap dengan adanya kelonggaran kegiatan kemasyarakatan ini tak membuat masyarakat lantas abai terhadap protap kesehatan.

“Pemkab Tana Toraja terus berupaya mencegah penyebaran virus Corona, akan sia-sia bila masyarakat tidak mendukung dengan tetap menerapkan protap kesehatan selama beraktifitas,” harapnya.

Perlu diketahui, saat ini Kabupaten Tana Toraja berstatus zona oranye Covid-19. Adapun total kasus sebanyak 347. 40 pasien dirawat di rumah sakit dan 307 menjalani isolasi mandiri. (Atjong)

alterntif text

Trending