Connect with us

Pemerintahan

Staf Khusus Erick Tohir Kunjungi Toraja, Bupati Theofilus Minta Bantuan Kembangkan UMKM

Published

on

Bupati dan Wabup bersama Arya Sinulingga dan Pimpinan BUMN di Wilayah Sulsel
TODAY, MAKALE – Staf Khusus III Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga berkunjung ke Kabupaten Tana Toraja, Jumat, 13 Mei 2022 siang.
Dalam kunjungannya Arya yang didampingi sejumlah pimpinan BUMN wilayah Sulsel ini bertemu langsung pelaku usaha mikro kelas menengah (UMKM), di Kantor Telkom, Jalan Pongtiku, Makale.
Kepada Staf Khusus Erick Tohir itu, Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung yang hadir dalam pertemuan mengungkap masalah yang dihadapi para pelaku UMKM di daerah yang dipimpinnya.
“Problem kami pada SDM. Kami terbiasa dengan konsumtif bukan dagang, nah ini yang mau dirubah, budaya yang konsumtif ke produktif, ” ungkap Theofilus.
Orang nomor satu di Tana Toraja ini juga menyampaikan, telah berupaya mendorong masyarakat untuk mengembangkan UMKM dengan meningkatkan kreatifitas dan inovasi melalui pelatihan-pelatihan yang digelar pihaknya. Namun, menurutnya hal tersebut belum cukup, sebab masih tertinggal pada pemasaran berbasis platform digital.
Ia mengatakan Toraja memiliki banyak bahan baku dari bambu yang digunakan untuk kebutuhan upacara kematian. Sayang, selesai kegiatan bambu yang digunakan jadi limbah.
“Di Toraja ini banyak juga kerajinan bambu tapi pemasarannya lemah. Ini juga yang mau dirubah menjadi masyarakat digital. Saya kira dengan dukungan Telkom amanlah itu. BUMN bisa lebih banyak terjun untuk membantu UMKM kami, Perbankan, juga PLN, ” tutur mantan Inspektur Pemprov Sulsel ini.
Disamping itu, Theofilus juga membahas berkenaan Ibu Kota Negara (IKN). Dimana Toraja memiliki potensi untuk menjadi daerah penyanggah mengingat jarak IKN relatif lebih dekat dibanding daerah lainnya.
“Persoalannya adalah jangan sampai masyarakat kami menjadi penonton. Impian kami bisa mensuplay bahan untuk IKN. Kami memang bermimpi kapan Pak Erik Tohir ini ingat Toraja. Puji Tuhan, saat ini melalui pak Arya bisa terwujud. Mohon ijin pak Arya, kami akan kunjungi kantor bapak, tapi terlebih dulu mengidentifikasi apa yang akan kami bawa ke sana. Tolong pesan untuk pak menteri salam dari masyarakat Toraja, ” tutup Theofilus.
Pertemuan Staf Khusus Menteri BUMN dengan pelaku UMKM yang didominasi kaum ibu ini turut dihadiri oleh Wabup Zadrak Tombeg, Kadis Kominfo Berthy Mangontan serta Sekretaris Disperindag Sakka Allorerung.
Sebelumnya Arya Sinulingga menyampaikan, bahwa pihaknya berkeliling Indonesia untuk mencari apa keluhan penggiat UMKM dan apa yang bisa dibantukan.
Menurut Arya permintaan bantuan berlaku untuk kolektif atau berkelompok bukan secara individu. “Kami bisa bantu bahan baku benang, bisa beli disini nanti dengan harga grosir, ” kata Arya menjawab pertanyaan salah seorang pengrajin tenun.
Arya juga menjanjikan bulan Juni akan melakukan pelatihan go online kepada para pelaku UMKM, tak terkecuali di Tana Toraja. BUMN kata Arya menargetkan sebanyak 30 ribu UMKM.
“Nanti semua produk bisa masuk, dan itu gratis,” ungkapnya disambut tepuk tangan.
Selain itu, Arya juga meminta Pemkab Tana Toraja melakukan identifikasi keluarga prasejahtera agar bisa mendapat bantuan melalui program pembinaan ekonomi dari BUMN. Ia menyebut dari target 20 ribu baru 1.300 orang di Tana Toraja mendapat bantuan program prasejahtera.
“Majukan UMKM Tana Toraja menuju go online, dan jadikan rumah BUMN menjadi rumah UMKM, ” pesan Arya.
Sementara Wabup Zadrak mengapresiasi kunjungan Staf Khusus III Menteri BUMN ini. Ia mengatakan UMKM memiliki peran penting dalam memajukan ekonomi masyarakat.
“Kendala pada sinyal, market sekarang butuh internet. Nah ini kita harap Telkom bisa membantu, ” kata Zadrak.
Terpisah, Jens selaku Sekretaris Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Tana Toraja menyatakan beberapa permohonan UMKM akan diakomodir Rumah BUMN Telkom.
(Atjong)

Trending